Bikin Geger! Aksi Brutal Dokter Pukul Pasien Sesak Napas Terekam Tegas & Investigatif
Bikin geger! Dokter di India terekam memukul pasien sesak napas di rumah sakit, Video viral ini memicu kecaman publik dan penyelidikan.
Sebuah video viral dari Indira Gandhi Medical College (IGMC), India, memperlihatkan seorang dokter memukuli pasien yang tengah dirawat karena sesak napas. Insiden brutal ini langsung memicu kecaman publik, laporan polisi, dan penyelidikan rumah sakit.
Kronologi kejadian menyoroti pentingnya etika medis dan perlindungan pasien, sekaligus menjadi peringatan bagi tenaga kesehatan di seluruh dunia. Temukan berbagai informasi berita menarik dari dalam dan luar negeri yang bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di VIEWNEWZ.
Dokter Di India Diskors Usai Memukuli Pasien Sesak Napas
Seorang dokter di India menjadi sorotan publik setelah rekaman video yang viral memperlihatkan dia berulang kali memukuli pasien yang tengah dirawat karena sesak napas. Insiden ini terjadi di Indira Gandhi Medical College (IGMC), Shimla, India utara, dan membuat masyarakat hingga pihak rumah sakit bereaksi keras.
Pasien, Arjun Panwar (36), dirawat di bangsal paru-paru setelah mengalami kesulitan bernapas. Saat sedang beristirahat, Panwar menghadapi perlakuan kasar dari Dr Raghav Narula, seorang dokter residen senior, yang memicu pertengkaran fisik di ranjang rumah sakit.
[wbcr_snippet]: PHP snippets error (not passed the snippet ID)Kronologi Insiden Yang Terekam Video
Menurut pengakuan Panwar, masalah berawal saat dokter tersebut menanyakan laporan medis dengan nada kasar dan memanggilnya “tu”, istilah dalam bahasa Hindi yang dianggap kurang sopan jika digunakan kepada orang asing. Panwar kemudian menegur perilaku dokter dan meminta sikap yang lebih hormat.
Namun, Dr Raghav diduga langsung melakukan kekerasan fisik dengan meninju Panwar berulang kali. Insiden tersebut terekam oleh seorang petugas rumah sakit, menunjukkan pasien berusaha melindungi diri dari pukulan bertubi-tubi.
Setelah kejadian, Panwar melaporkan insiden tersebut ke polisi. Kerabat dan teman-temannya berkumpul di luar rumah sakit, menuntut tindakan tegas terhadap dokter, bahkan mengancam mogok kerja tanpa batas waktu bila masalah tidak segera ditangani.
Baca Juga: Prabowo Ucapkan Selamat Natal Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Gotong Royong di Tengah Bencana
Tindakan Rumah Sakit Dan Pemerintah
Pihak IGMC segera mengambil langkah dengan menyuskors Dr Raghav Narula sementara investigasi berjalan. Kepala medis IGMC, Rahul Rao, menyatakan bahwa dokter tersebut dinyatakan bersalah dalam penyelidikan awal dan laporan resmi telah dikirimkan ke pemerintah negara bagian.
Menteri kesehatan setempat juga meminta laporan lengkap terkait insiden ini. Kepala rumah sakit menegaskan bahwa keselamatan dan perlindungan pasien menjadi prioritas utama, dan tindakan tegas akan diberikan sesuai hasil penyelidikan.
Respons Dokter Dan Penyelidikan Polisi
Dalam pernyataannya, Dr Raghav membantah melakukan penyerangan dengan sengaja. Ia menyebut bahwa pasien bersikap kasar terlebih dahulu dan menyatakan akan memberikan keterangan lengkap kepada polisi.
Sementara itu, polisi Shimla telah menerima laporan dari Panwar dan memulai penyelidikan untuk memastikan kronologi dan tanggung jawab hukum. Sub-Inspektur Dilip Kumar menegaskan bahwa penyelidikan mencakup pengambilan pernyataan dari dokter yang bersangkutan dan pihak terkait di rumah sakit untuk memastikan fakta di lapangan.
Kasus ini menimbulkan kecaman publik dan menjadi sorotan media, menekankan pentingnya perlakuan etis terhadap pasien di fasilitas kesehatan. Masyarakat berharap tindakan hukum dan disiplin tegas dapat menegakkan keselamatan serta martabat pasien di rumah sakit.
Kekerasan Dokter Terekam, Pasien Dan Publik Murka
Insiden ini menunjukkan dugaan kekerasan fisik oleh dokter terhadap pasien yang tengah dirawat. Video viral memperlihatkan Dr Raghav Narula meninju pasien berkali-kali, memicu kecaman publik dan tindakan hukum.
Rumah sakit langsung menyuskors dokter tersebut sementara polisi menyelidiki kejadian untuk memastikan tanggung jawab hukum dan perlindungan pasien. Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari international.sindonews.com
- Gambar Kedua dari ndtv.com
