Prabowo Beri Arahan Tegas di Depan Seluruh Pimpinan TNI-Polri, Ada Apa Gerangan?​

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada seluruh pimpinan TNI dan Polri, menegaskan sinergi dan disiplin.

Prabowo Beri Arahan Tegas di Depan Seluruh Pimpinan TNI-Polri

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menggelar taklimat penting di hadapan pimpinan tinggi TNI dan Polri. Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk mengkonsolidasikan kekuatan dan memperkuat sinergi kedua institusi, dengan tujuan menjaga stabilitas nasional serta mendukung agenda strategis pemerintah 2026.

Dapatkan berbagai berita menarik dari dalam dan luar negeri yang inspiratif dan bermanfaat, hanya di VIEWNEWZ, sumber wawasan terpercaya!

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Konsolidasi Pimpinan TNI-Polri Tahun 2026

Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini berlangsung di Istana, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026. Acara dimulai tepat pukul 10.00 WIB, menandai dimulainya agenda penting yang melibatkan para pemangku kebijakan keamanan dan pertahanan di Indonesia.

Taklimat ini dihadiri oleh lebih dari 650 peserta, yang mencakup unsur pimpinan dari TNI dan Polri, serta beberapa menteri terkait. Kehadiran para pimpinan dari kedua institusi militer dan kepolisian ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyatukan visi dan misi strategis.

Beberapa menteri Kabinet Merah Putih hadir, antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Wamenko Polkam Lodewijk, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BRIN Herindra, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka menegaskan koordinasi lintas sektoral yang kuat.

Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL

apk shotsgoal  

Evaluasi Kinerja Dan Arahan Presiden

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, menjelaskan bahwa Rapim ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Agenda utama dalam pertemuan ini adalah evaluasi kinerja selama satu tahun ke belakang. Evaluasi ini menjadi dasar penting untuk menentukan langkah-langkah strategis ke depan.

“Ini kan acara rutin saja, evaluasi, langkah langkah ke depan, biasa kita dapet pengarahan dari presiden,” ujar Jenderal Maruli. Penekanan pada pengarahan langsung dari Presiden menunjukkan peran sentral kepala negara dalam menentukan arah kebijakan keamanan dan pertahanan.

Setelah taklimat dari Presiden Prabowo, Jenderal Maruli akan segera menggelar rapat turunan di satuannya. Tujuannya adalah untuk menindaklanjuti arahan dan petunjuk yang telah disampaikan oleh Presiden, memastikan implementasi kebijakan yang efektif di tingkat operasional.

Baca Juga: Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK, DPR Pastikan Prosedur Aman

Fokus Bahasan Dan Agenda Mendatang

 Fokus Bahasan Dan Agenda Mendatang​

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menambahkan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut berpusat pada tugas pokok TNI dan Polri, khususnya yang berhubungan dengan pertahanan dan keamanan negara. Ini mencakup peran serta kontribusi kedua institusi dalam menjaga kedaulatan dan ketertiban.

Selain itu, Tito juga menyinggung hasil evaluasi pengamanan selama periode Natal dan Tahun Baru 2026, yang dinilai berjalan relatif aman dan terkendali. Keberhasilan ini menjadi cerminan sinergi yang baik antara TNI dan Polri dalam menghadapi agenda nasional.

Selanjutnya, pemerintah akan memusatkan perhatian pada kesiapan menghadapi momentum besar berikutnya, yaitu Ramadan dan Hari Raya. “Saya pikir nggak akan jauh-jauh dari situ,” ujar Tito, mengindikasikan bahwa fokus utama tetap pada menjaga stabilitas dan keamanan publik selama perayaan keagamaan.

Sinergi TNI-Polri Untuk Stabilitas Nasional

Rapat pimpinan ini secara jelas menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sinergi antara TNI dan Polri. Konsolidasi ini sangat penting demi menjaga stabilitas nasional, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan dan agenda pembangunan.

Presiden mengevaluasi secara menyeluruh dan memberi arahan langsung agar TNI dan Polri bekerja lebih terkoordinasi dan efektif. Hal ini krusial untuk menciptakan rasa aman di masyarakat serta mendukung iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan negara.

Tindak lanjut dari Rapim ini akan menentukan arah kebijakan dan strategi keamanan nasional di tahun 2026. TNI dan Polri bekerja sama secara sinergis untuk menghadapi berbagai ancaman dan menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gunakan waktu Anda untuk menjelajahi berbagai informasi viral terbaru dan terpopuler lainnya, hanya di VIEWNEWZ, pusat berita terkini!


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari news.okezone.com
  • Gambar Kedua dari metrotvnews.com

Similar Posts