Geger! Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Iran, Torpedo Pertama Sejak WWII
Insiden bersejarah terjadi ketika kapal selam Angkatan Laut Amerika Serikat menenggelamkan frigat Iran IRIS Dena dengan torpedo.
Insiden baru mengguncang panggung geopolitik global pada 4 Maret 2026 ketika kapal selam Amerika Serikat menembakkan torpedo dan menenggelamkan kapal perang Iran di perairan Samudra Hindia. Kejadian ini mengakhiri era panjang tanpa peperangan laut besar yang melibatkan torpedo kapal selam sejak akhir Perang Dunia II.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya yang sedang viral hanya ada di VIEWNEWZ.
Kronologi Serangan Kapal Selam
Insiden dimulai di Samudra Hindia dekat selatan Sri Lanka saat frigat Iran IRIS Dena sedang transit kembali ke Iran usai berpartisipasi dalam latihan bersama negara-negara lain.
Sebuah kapal selam serang cepat milik Angkatan Laut AS mengunci target militer itu dan meluncurkan satu torpedo kelas berat Mark 48 yang mengenai bagian belakang kapal. Ledakan besar menghancurkan struktur kapal dan menyebabkan IRIS Dena cepat tenggelam di perairan internasional.
Serangan ini menjadi titik penting dalam konflik, karena Pentagon mengonfirmasi bahwa aksi tersebut merupakan kali pertama kapal selam Amerika menggunakan torpedo untuk menenggelamkan kapal musuh sejak era Perang Dunia II.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!
Dampak Kemanusiaan dan Operasi Penyelamatan
Serangan terjadi ketika sebanyak sekitar 180 awak kapal berada di atas IRIS Dena. Angkatan Laut Sri Lanka segera merespons panggilan darurat dan melaksanakan operasi pencarian serta penyelamatan.
Tim penyelamat berhasil mengevakuasi 32 awak kapal yang terluka dan masih hidup dari perairan lepas pantai selatan Sri Lanka. Namun, puluhan lainnya ditemukan tewas di laut setelah kapal itu tenggelam.
Operasi penyelamatan ini berlangsung di tengah gelombang kejutan dan kekhawatiran meningkatnya ketegangan regional. Banyak keluarga turut merasakan dampak langsung dari aksi militer yang tiba‑tiba ini.
Baca Juga: Jerman dan Belgia Tolak Serang Iran, AS‑Israel Kehilangan Sekutu
Signifikansi Historis Dari Torpedo yang Diluncurkan
Serangan ini memiliki makna sangat besar dalam sejarah militer modern. Selama lebih dari 80 tahun, tidak ada kapal selam militer AS yang menembakkan torpedo dan berhasil menjatuhkan kapal musuh.
Sebelum ini, kasus terakhir kapal selam AS yang menenggelamkan kapal musuh dengan torpedo berlangsung pada masa Perang Dunia II. Setelah itu, taktik perang laut bergerak lebih sering ke penggunaan rudal dan serangan udara.
Kejadian tersebut juga mencerminkan kemampuan kapal selam modern dalam operasi maritim skala jauh, menunjukkan jangkauan strategis yang luas dari Armada Angkatan Laut AS di seluruh dunia.
Reaksi Politik dan Diplomasi Internasional
Iran mengecam keras tindakan AS dalam serangan tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran serius dan menjanjikan konsekuensi bagi pihak yang dianggap bertanggung jawab. Pernyataan resmi menuntut pertanggungjawaban di forum internasional.
Beberapa pemimpin global juga menyuarakan keprihatinan tentang eskalasi konflik yang bisa berujung pada ketegangan lebih luas. Banyak negara menyerukan de-eskalasi serta dialog diplomatik untuk menghindari konflik yang lebih dahsyat.
Transportasi internasional dan perdagangan maritim juga ikut merasakan dampak dari peristiwa ini. Beberapa analis memprediksi biaya asuransi dan jalur pelayaran berisiko meningkat jika konflik meluas lebih jauh di perairan internasional.
Implikasi Strategis dan Militer Global
Kejadian ini menegaskan bahwa kapal selam masih memegang peran penting dalam dominasi laut dan operasi militer modern. Tembakan torpedo yang berhasil menunjukkan bahwa strategi perang klasik tetap relevan dalam konflik abad ke‑21.
Militer di berbagai negara kini mempelajari secara cermat taktik yang digunakan serta manfaat teknologi kapal selam dalam konflik luas. Hal ini menimbulkan evaluasi ulang terhadap anggaran pertahanan dan kesiapan maritim global.
Beberapa analis melihat peristiwa ini sebagai sinyal kuat bahwa perang laut masih bisa berubah secara cepat dan dramatis, terutama di wilayah strategis seperti Samudra Hindia yang menjadi jalur perdagangan penting dunia.
Dapatkan semua berita viral, trending, dan update terpanas, langsung di VIEWNEWZ, pusat informasi terkini hanya untuk Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari Radar Jogja
- Gambar Kedua dari Tribun-medan.com
