Kagetkan Warga Klaten! Kepala KPP Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK
Kepala KPP Banjarmasin Mulyono terjaring OTT KPK, memicu keprihatinan mendalam di kampung halamannya di Dalang, Klaten.
Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang publik. Kali ini, KPK menyoroti Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Mulyono, dan menangkapnya dalam operasi senyap. Peristiwa ini tidak hanya mengundang keprihatinan di lingkungan aparatur negara, tetapi juga menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat di kampung halamannya, Dalang, Klaten.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya yang akan di bahas dengan detail hanya ada di VIEWNEWZ.
OTT KPK Yang Mengejutkan Publik
KPK menangkap Mulyono melalui OTT setelah memantau secara intensif. Penyidik menyelenggarakan operasi secara tertutup dan membawa sejumlah bukti awal. Saat penangkapan, KPK turut mengamankan beberapa barang yang diduga terkait tindak pidana korupsi.
Kabar OTT tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai daerah, termasuk ke Banjarmasin dan Klaten. Banyak pihak mengaku terkejut karena Mulyono dikenal sebagai pejabat yang memiliki rekam jejak karier cukup panjang di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.
Bagi KPK, OTT ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membersihkan praktik korupsi di sektor pelayanan publik. Lembaga antirasuah menegaskan bahwa penindakan dilakukan tanpa pandang jabatan atau latar belakang pelaku.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Sosok Mulyono Dan Rekam Jejak Karier
Mulyono meniti karier dari bawah sebagai aparatur sipil negara. Selama bertahun-tahun, instansi mempercayainya memegang berbagai posisi strategis sebelum ia menjabat Kepala KPP Banjarmasin. Kepercayaan tersebut membuat kasus ini terasa semakin ironis.
Di lingkungan kerja, Mulyono kerap dipandang sebagai figur yang tegas dan berpengalaman. Namun, OTT ini membuka sisi lain yang selama ini tidak terlihat oleh publik. Banyak rekan sejawat mengaku terkejut melihat peristiwa itu menimpa dirinya.
Kasus ini kembali menegaskan bahwa integritas pribadi menjadi faktor utama dalam menjalankan amanah jabatan. Setinggi apa pun posisi seseorang, pelanggaran hukum tetap akan berujung pada konsekuensi serius.
Baca Juga: Epstein Files: Informan FBI Yakin Jeffrey Epstein Agen Mossad
Keprihatinan Keluarga Dan Warga Dalang
Warga kampung halaman Mulyono di Dalang, Klaten, menyambut kabar penangkapan tersebut dengan rasa prihatin. Warga setempat mengenal Mulyono sebagai sosok yang berasal dari keluarga sederhana dan pernah menjadi kebanggaan desa.
Beberapa tokoh masyarakat menyatakan kekecewaan mendalam, namun tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan secara adil dan transparan tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Bagi keluarga, kasus ini menjadi pukulan berat. Selain beban psikologis, stigma sosial juga menjadi tantangan tersendiri. Warga berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran agar generasi muda tidak tergoda menyalahgunakan kekuasaan.
Dampak Terhadap Institusi Pajak
OTT terhadap Kepala KPP Banjarmasin ini turut berdampak pada kepercayaan publik terhadap institusi perpajakan. Sebagai lembaga yang berperan penting dalam penerimaan negara, citra Direktorat Jenderal Pajak menjadi sorotan tajam.
Pemerintah diharapkan segera mengevaluasi pengawasan internal dan sistem pelayanan dan memperbaikinya agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.
Di sisi lain, para pegawai pajak yang bekerja secara profesional berharap agar kasus ini tidak menggeneralisasi seluruh institusi. Mereka menekankan bahwa masih banyak aparatur yang bekerja dengan integritas tinggi dan dedikasi penuh.
Pesan Keras Pemberantasan Korupsi
Kasus Mulyono kembali menegaskan pesan keras bahwa pemberantasan korupsi tidak pernah berhenti. KPK menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan penindakan, terutama di sektor yang rawan penyalahgunaan wewenang.
Pihak berwenang berharap OTT ini memberi efek jera bagi pejabat lain agar tidak menyalahgunakan jabatan. Mereka menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjaga kepercayaan publik.
Kasus ini mengingatkan masyarakat bahwa pengawasan publik tetap diperlukan. Peran aktif masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran hukum menjadi salah satu kunci dalam membangun pemerintahan yang bersih.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detikcom
- Gambar Kedua dari VOI.id

