Kisah Jenazah Diangkut Pakai Traktor Sawit Gegara Jalan Rusak di Jambi

Jenazah seorang warga harus diangkut menggunakan traktor pengangkut sawit karena kondisi jalan yang rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan biasa.

Kisah Jenazah Diangkut Pakai Traktor Sawit Gegara Jalan Rusak di Jambi

Bukan menggunakan ambulans maupun mobil jenazah yang layak, melainkan bak terbuka traktor yang biasanya dipakai untuk membawa tandan buah sawit.

Cerita di balik momen pilu ini membuka tabir masalah infrastruktur yang sudah lama tak tersentuh, kesulitan warga, dan tanggapan pemda yang terkesan terbatas. Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran VIEWNEWZ.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Jalan Rusak Terhambatnya Pemakaman

Jalan Parit Bengkok sebetulnya merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Muara Sabak Barat dan Kecamatan Kuala Jambi.

Dalam kondisi normal, jalur ini masih bisa dilalui mobil maupun sepeda motor. Namun bagi warga sekitar, musim hujan dalam sepekan terakhir membuat kondisi jalan berubah drastis berlumpur, kubangan menghimpit, mobil terjebak bahkan disebut “lumpuh total”.

Karena akses utama melalui Jembatan Rano yang sedang diperbaiki tak bisa digunakan, warga memilih jalur ini sebagai satu‑satunya pilihan.

Akibatnya, ketika jenazah harus segera diangkut, pilihan kendaraan tradisional seperti ambulans pun tak bisa lewat. Dalam keputusasaan itulah, traktor sawit hadir sebagai alat penolong.

Seorang warga bernama Erik mengatakan bahwa satu pekan terakhir jalan tak bisa dilintasi kendaraan mobil karena “terbenam”.

Yang seharusnya menjadi proses penuh penghormatan terhadap almarhum, malah diwarnai keprihatinan mendalam. Jenazah hanya diselimuti kain panjang, diletakkan di bak terbuka dan digiring pelan‑pelan melewati jalan berlumpur menuju titik keluar ke jalan utama.

Meski maksudnya baik memastikan almarhum bisa dibawa rumah keluarganya dan dimakamkan namun kondisi yang memaksa cara tersebut menimbulkan perasaan malu dan sedih bagi warga serta pihak keluarga.

Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL

apk shotsgoal  

Tanggapan Pemda dan Pihak Perusahaan

Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, menyatakan bahwa jalan yang rusak tersebut memang belum diaspal secara permanen dan masuk dalam jalur alternatif.

Saat hujan, kondisi langsung memburuk. Ia menyebut bahwa meskipun telah dilakukan “peningkatan jalan”, namun belum maksimal.

Ia menambahkan bahwa anggaran daerah yang terbatas membuat prioritas pembangunan diarahkan ke jalur utama terlebih dahulu.

Perusahaan sawit setempat juga memfasilitasi traktor untuk membantu, sebagai wujud tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.

Sugeng, pihak perusahaan, menjelaskan bahwa warga meminta bantuan untuk mengantar jenazah ke titik keluar menuju Kampung Laut.

Meskipun demikian, saat ini solusi itu hanya bersifat darurat, bukan permanen.

Baca Juga: Dua Korban Demo Ditemukan Jadi Rangka di Gedung ACC Kwitang

Kemanusiaan Dari Akses yang Terabaikan

Kemanusiaan Dari Akses yang Terabaikan

Kondisi seperti ini menunjukkan betapa akses infrastruktur yang buruk bisa berdampak langsung pada kemanusiaan saat seseorang meninggal dunia dan membutuhkan transportasi layak untuk jenazah, ternyata kenyataannya “terpaksa” menggunakan alat angkut non‑standar.

Hal ini menimbulkan rasa prihatin dan malu kolektif masyarakat terhadap situasi yang seharusnya tak terjadi di negara yang terus berkembang.

Peristiwa ini juga menjadi sorotan karena tidak hanya menggambarkan satu individu yang menderita, melainkan sebuah sistem yang belum menjangkau seluruh wilayah secara memadai.

Ketika akses jalan utama tak bisa dilewati ambulans atau mobil jenazah, maka kehormatan terakhir seseorang menjadi terpaksa menggunakan traktor.

Itu menjadi simbol ketimpangan layanan antar wilayah wilayah pusat kota versus wilayah terpencil atau kurang beruntung.

Warga berharap agar kejadian ini membuka mata pemerintah dan seluruh pihak terkait bahwa pembangunan akses jalan bukan semata‑mata soal kenyamanan, tapi soal hak dasar manusia termasuk hak untuk dimakamkan dengan layak.

Selain itu, warga juga menyadari bahwa infrastruktur yang layak akan membantu mempercepat layanan darurat. Memperlancar ekonomi basis, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Kesimpulan

Situasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, dengan jenazah yang diangkut menggunakan traktor sawit karena jalan rusak parah bukan hanya cerita lokal yang viral, tapi juga cermin dari tantangan struktural dalam pelayanan publik.

Ketika sebuah jenazah tidak bisa melewati jalan dengan mobil jenazah, maka ada sesuatu yang salah dalam sistem. Akses infrastruktur yang layak bukan sekadar soal mobilitas, melainkan soal martabat kemanusiaan.

Pemerintah bersama semua pihak terkait diharapkan menjadikan kejadian ini sebagai panggilan serius untuk memperbaiki jalan‑jalan yang selama ini tertinggal.

Dengan demikian, warga akan mendapat layanan dasar yang pantas sebelum, selama, dan setelah mereka menjalani bagian terakhir dari kehidupan.

Simak dan ikuti terus berbagai informasi berita-berita terbaru dan update menarik lainnya hanya di VIEWNEWZ.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari rri.co.id
  • Gambar Kedua dari wartakota.tribunnews.com

Similar Posts