Operasi Tingkat Tinggi: Cara Pasukan Khusus AS Menjebak Nicolas Maduro
Operasi tingkat tinggi AS disebut menargetkan Nicolas Maduro, Peran pasukan khusus dan CIA terungkap, memicu kontroversi global.
Dunia internasional kembali diguncang oleh laporan mengejutkan soal operasi rahasia Amerika Serikat yang diduga menargetkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Dalam operasi tingkat tinggi ini, nama pasukan khusus elite AS dan badan intelijen CIA mencuat ke permukaan.
Skema yang disebut-sebut dirancang sangat rapi tersebut memicu perdebatan tajam, mulai dari pelanggaran kedaulatan negara hingga risiko konflik geopolitik yang lebih luas. Seperti apa sebenarnya operasi ini dirancang, dan mengapa Maduro menjadi target utama? Simak berbagai informasi viral dan terbaru menarik lainnya yang telah kami rangkum di VIEWNEWZ.
Operasi Rahasia AS Terungkap Lewat Pernyataan Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengejutkan dunia internasional setelah mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa AS telah menjalankan misi berisiko tinggi untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya. Pernyataan yang disampaikan pada Sabtu dini hari itu langsung memicu perhatian global dan spekulasi luas mengenai skala serta kompleksitas operasi yang dijalankan.
Menurut sejumlah sumber yang mengetahui jalannya misi, operasi tersebut bukan keputusan mendadak. Persiapan telah berlangsung selama berbulan-bulan dengan simulasi intensif dan perencanaan detail.
Ini disebut-sebut sebagai salah satu operasi militer dan intelijen paling rumit yang pernah dilakukan AS dalam beberapa tahun terakhir.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Latihan Khusus Dan Peran Intelijen Di Lapangan
Pasukan elite Amerika Serikat, termasuk Delta Force dari Angkatan Darat, dilaporkan melakukan latihan menggunakan replika yang menyerupai tempat persembunyian Maduro. Latihan tersebut mencakup skenario masuk ke area dengan tingkat pengamanan ekstrem, termasuk kemungkinan menghadapi pintu baja dan sistem pertahanan berlapis.
Sementara itu, Badan Intelijen Pusat (CIA) disebut telah menempatkan tim kecil di Venezuela sejak pertengahan tahun lalu. Tim ini bertugas mengamati pola aktivitas Maduro dan lingkaran terdekatnya.
Beberapa sumber menyebut intelijen AS memiliki aset yang mampu memberikan informasi real-time mengenai lokasi dan pergerakan target saat operasi dijalankan, sehingga meningkatkan peluang keberhasilan misi.
Baca Juga: Mengapa AS Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro? Ini Alasanya
Pengerahan Militer Besar-Besaran Di Karibia
Seiring persiapan operasi, Pentagon dilaporkan meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Karibia. Pengerahan tersebut mencakup kapal induk, belasan kapal perang, pesawat tempur siluman F-35, serta ribuan personel militer.
Secara resmi, aktivitas ini disebut sebagai bagian dari operasi pemberantasan narkotika, meski sumber internal menyebut ada agenda yang jauh lebih besar. Tim inti pemerintahan AS terdiri dari pejabat senior Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, Pentagon, dan CIA dilaporkan menggelar pertemuan rutin selama berbulan-bulan untuk mematangkan langkah strategis.
Keputusan akhir untuk mengeksekusi operasi diambil beberapa hari sebelum pelaksanaan, dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan kondisi operasional.
Maduro Ditahan, Dunia Internasional Menanti Dampaknya
Pada Sabtu dini hari, operasi akhirnya dijalankan. Trump memantau langsung jalannya misi dari Florida bersama para penasihat terdekatnya.
Setelah serangkaian serangan udara yang menargetkan instalasi militer Venezuela, pasukan khusus AS bergerak masuk ke Caracas. Trump mengklaim pasukannya berhasil menembus kediaman yang dijaga ketat dan melumpuhkan perlawanan dalam waktu singkat.
Maduro dan istrinya disebut gagal mencapai ruang aman sebelum akhirnya ditangkap. Meski terjadi baku tembak, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dari pihak AS.
Presiden Venezuela itu kemudian dievakuasi dari wilayah tersebut dan dibawa ke kapal militer AS sebelum direncanakan diterbangkan ke Amerika Serikat untuk menghadapi proses hukum. Hingga kini, komunitas internasional menunggu reaksi resmi dari pemerintah Venezuela dan negara-negara lain, sementara dampak geopolitik dari operasi ini diperkirakan akan sangat luas, Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari international.sindonews.com
- Gambar Kedua dari bbc.com

