Prabowo: Jika Orang Jahat Mengejek, Itu Tanda Kita Berjalan di Jalan yang Benar
Calon Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan publik usai menyampaikan pernyataan tegas dalam sebuah acara temu relawan.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa ejekan dari pihak yang berniat buruk tidak seharusnya melemahkan semangat perjuangan. Menurutnya, justru dari sanalah tanda bahwa jalan yang ditempuh adalah jalan yang benar.
Simak penjelasan lengkapnya dan terviral lainnya hanya ada di VIEWNEWZ.
Mengajak Pendukung Tetap Rendah Hati dan Fokus
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menekankan pentingnya sikap rendah hati dalam menghadapi ejekan maupun perbedaan pandangan. Ia mengajak para pendukung untuk tetap menjaga etika komunikasi, serta tidak membalas kritik dengan kebencian atau ujaran yang memecah belah.
Menurutnya, perjuangan politik bukan hanya soal memenangkan suara, tetapi juga membangun persatuan nasional. Karena itu, ia meminta para relawan tetap fokus pada misi besar memperbaiki kesejahteraan rakyat dan memperkuat pertahanan negara.
Prabowo juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial dapat menjadi ruang yang mudah dimanfaatkan untuk menyebarkan provokasi. Oleh sebab itu, ia mendorong pendukungnya agar bijak dalam menyikapi informasi dan tidak mudah terpancing emosi.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Nilai Perjuangan dan Ujian Konsistensi
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa setiap perjuangan besar di dunia selalu melalui proses panjang dan penuh rintangan. Ia menyebut bahwa ejekan dari pihak yang tidak sejalan merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang wajar.
Ia menegaskan bahwa seseorang yang bekerja dengan tulus untuk kepentingan rakyat biasanya tidak memiliki waktu untuk menjatuhkan orang lain. Sebaliknya, mereka yang terus mengejek dan memprovokasi justru menunjukkan posisi mereka dalam kontestasi politik.
Menurut Prabowo, yang terpenting adalah menjaga integritas, kesabaran, dan keyakinan terhadap tujuan besar. Ia percaya bahwa kerja nyata pada akhirnya akan berbicara lebih lantang dibandingkan kata-kata negatif yang dilontarkan pihak lain.
Baca Juga: Prabowo Dituding Hidupkan Militerisme, Fakta atau Sekadar Ketakutan Lama?
Respons Publik dan Relawan di Media Sosial
Pernyataan Prabowo tersebut langsung ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Banyak pendukung yang merasa termotivasi dan menganggap pesan itu sebagai dorongan mental untuk tetap teguh menghadapi tekanan politik.
Sejumlah warganet juga menilai bahwa pernyataan itu mencerminkan sikap dewasa dalam menghadapi kritik. Mereka mengapresiasi ajakan agar pendukung tidak terjebak dalam konflik digital yang justru dapat memperkeruh suasana.
Di sisi lain, sebagian pengamat politik melihat pernyataan tersebut sebagai bentuk konsolidasi internal untuk menjaga solidaritas pendukung. Hal ini dinilai penting untuk mempertahankan kekuatan basis relawan di tengah isu-isu politik yang terus berkembang.
Seruan untuk Persatuan dan Optimisme ke Depan
Menutup pidatonya, Prabowo kembali menyerukan pentingnya persatuan nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menjatuhkan, melainkan bersama-sama membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.
Prabowo menekankan bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya memecah hubungan sosial antarwarga. Ia berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan dan mengutamakan musyawarah dalam menyikapi berbagai isu kebangsaan.
Dengan penuh optimisme, Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa bangsa Indonesia akan semakin kuat jika rakyat tetap memegang nilai persatuan, kedewasaan, dan rasa saling menghormati dalam kehidupan demokrasi.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari: ANTARA News
Gambar Kedua dari: Konsentris

