Tragedi di Gaza, 21 Warga Tewas Termasuk 6 Anak-Anak Ikut Gugur

Tragedi terbaru di Gaza terjadi saat Israel melancarkan serangan udara dan tembakan tank, menewaskan 21 warga Palestina, termasuk enam anak-anak.

21 Warga Tewas Termasuk 6 Anak-Anak Ikut Gugur

Serangan menghancurkan tenda pengungsi dan rumah-rumah warga sipil, meningkatkan ketegangan di wilayah kantong yang rapuh. Militer Israel menyatakan aksi ini sebagai respons atas tembakan milisi, sementara warga sipil menderita kerugian besar.

Insiden ini mengancam stabilitas gencatan senjata dan menyoroti tantangan rekonstruksi Gaza yang masih panjang. Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya yang akan di bahas dengan detail hanya ada di VIEWNEWZ.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Gelombang Serangan Israel di Gaza, 21 Warga Palestina Tewas

Israel melancarkan serangan udara dan tembakan tank di Jalur Gaza pada Rabu (4/2/2026), menewaskan sedikitnya 21 warga Palestina. Insiden ini menjadi kekerasan terbaru yang mengancam stabilitas gencatan senjata di wilayah kantong tersebut.

Otoritas kesehatan Gaza mengonfirmasi bahwa enam korban di antaranya adalah anak-anak. Salah satu korban tewas adalah seorang petugas medis di Khan Younis, yang gugur saat berusaha menolong korban serangan pertama.

Serangan juga menghantam Gaza City di utara, menewaskan seorang bayi laki-laki berusia lima bulan. Di wilayah pesisir Mawasi, tenda-tenda pengungsi hancur berkeping-keping akibat serangan tersebut, menambah penderitaan warga sipil.

Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL

apk shotsgoal  

Kesedihan Warga dan Dampak Pada Keluarga

Seorang warga, Abu Mohamed Habouch, menceritakan kesedihan saat pemakaman anggota keluarganya. Ia menegaskan bahwa mereka adalah warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik. “Habouch menggambarkan betapa tiba-tiba serangan itu merenggut nyawa orang-orang yang dicintainya. ‘Saat kami sedang tidur di rumah, tank menembaki kami.

“Saat kami sedang tidur di rumah, tank menembaki kami. Peluru-peluru itu menghantam rumah kami dan anak-anak kami syahid, putra saya syahid, keponakan laki-laki dan perempuan saya juga syahid,” ungkap Habouch.

“Kami tidak ada hubungannya dengan apa pun, kami adalah orang-orang yang damai,” lanjutnya, menggambarkan trauma mendalam yang dirasakan warga akibat serangan tersebut.

Baca Juga: Terbongkar Lagi! Skandal Jeffrey Epstein Guncang Dunia Setelah Jutaan Dokumen Rahasia Dibuka

Israel Jelaskan Alasan Serangan di Gaza

Israel Jelaskan Alasan Serangan di Gaza

Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut sebagai respons terhadap tembakan milisi terhadap pasukan Israel di dekat garis gencatan senjata dengan Hamas. Mereka mengklaim seorang tentara Israel terluka parah akibat tembakan tersebut.

Pihak militer menegaskan bahwa aksi milisi itu merupakan pelanggaran nyata terhadap perjanjian gencatan senjata yang sedang berlangsung. Serangan ini terjadi hanya tiga hari setelah Israel membuka kembali perbatasan Rafah dengan Mesir.

Situasi di perbatasan Rafah sempat kacau pada Rabu kemarin. Para pasien Palestina yang bersiap menyeberang ke Mesir sempat diberitahu perjalanan mereka ditunda, sebelum akhirnya diminta bersiap kembali beberapa jam kemudian.

Gencatan Senjata Gaza Terancam

Sejak Januari, Presiden AS Donald Trump telah mendeklarasikan fase kedua gencatan senjata, yang mencakup negosiasi pemerintahan masa depan dan rekonstruksi Gaza. Namun, beberapa isu krusial masih belum menemui titik temu.

Perselisihan utama mencakup penarikan pasukan Israel dari wilayah pendudukan di Gaza dan pelucutan senjata Hamas, yang menjadi hambatan besar dalam proses rekonsiliasi.

Sementara itu, serangan terbaru ini menegaskan rapuhnya situasi keamanan di Gaza dan risiko meningkatnya ketegangan, meskipun ada upaya internasional untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari kompas.com
  • Gambar Kedua dari metrotvnews.com

Similar Posts