Tragedi Pasar Lemahabang, Api Ludeskan Ratusan Kios, Pedagang Terpuruk!
Api mengamuk di Pasar Lemahabang, meludeskan ratusan kios dan membuat para pedagang kehilangan seluruh harta benda.
Malam Selasa (30/12/2025) menjadi saksi bisu tragedi mengerikan di Pasar Desa Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Ratusan pedagang dilanda kepanikan hebat saat api melahap habis kios-kios mereka, mengubah impian dan mata pencarian menjadi abu. Kisah pilu ini tak hanya tentang kerugian materi, tetapi juga perjuangan, keberanian, dan harapan yang kini terancam.
Berikut ini VIEWNEWZ akan menyelami lebih dalam kronologi dan dampak dari amukan si jago merah yang menyayat hati ini.
Detik-Detik Amukan Si Jago Merah
Kobaran api mulai terlihat pada Selasa malam, tanggal 30 Desember 2025, di Pasar Desa Lemahabang, Cirebon. Meski hujan turun membasahi kawasan pasar, amukan si jago merah justru semakin menjadi-jadi. Api dengan cepat menyebar, melahap deretan lapak yang mayoritas terbuat dari material kayu, memperparah situasi yang sudah genting.
Kepanikan seketika melanda ratusan pedagang yang menyaksikan tempat usaha mereka dilalap api. Dengan nekat, banyak di antara mereka menerobos masuk ke area pasar yang sudah membara. Mereka berusaha menyelamatkan barang dagangan, meskipun nyawa menjadi taruhan di tengah kobaran api yang terus menjalar dan mengancam.
Salah satu pedagang kue kering, Oman Rohman, dengan wajah lemas menceritakan perjuangannya. Ia mengaku baru saja berbelanja stok dagangan dalam jumlah besar. Beruntung, sebagian besar berhasil ia selamatkan, namun kios serta sisa stok kue keringnya tak kuasa melawan api, ludes terbakar menjadi arang.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Kerugian Yang Menganga Dan Perjuangan Pedagang
Kebakaran hebat ini ditaksir menghanguskan ratusan kios yang tersebar di delapan blok pasar Desa Lemahabang. Skala kerusakannya sangat luas, menciptakan pemandangan puing-puing dan sisa-sisa hangus yang menyisakan duka mendalam bagi para pemiliknya. Penyebab pasti insiden ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Banyak pedagang baru menyadari adanya kebakaran setelah melihat kobaran api membumbung tinggi ke udara, menandakan bahwa api sudah mencapai skala yang besar sebelum terdeteksi secara luas. Hal ini menunjukkan kecepatan perambatan api yang luar biasa, terutama karena dominasi material kayu pada bangunan kios.
Akibat peristiwa nahas ini, kerugian yang diderita ratusan pedagang diperkirakan mencapai angka ratusan juta rupiah. Mereka hanya bisa pasrah menyaksikan kios dan barang dagangan, yang merupakan tumpuan hidup mereka, berubah menjadi debu, menyisakan kepedihan dan ketidakpastian masa depan.
Baca Juga: Penipuan Rp 99 Miliar, Eks Jaksa Agung Nigeria Libatkan Anak-Istri
Upaya Pemadaman Dan Kendala di Lapangan
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan segenap tenaga untuk menjinakkan api. Namun, mereka menghadapi berbagai kendala yang menyulitkan proses pemadaman. Luasnya area yang terbakar menjadi tantangan utama, menuntut koordinasi yang ekstra dan sumber daya yang besar untuk mengendalikan setiap titik api.
Material bangunan kios yang didominasi oleh kayu mempercepat laju perambatan api. Kayu, sebagai bahan bakar alami, membuat api mudah menjalar dari satu lapak ke lapak lainnya, sehingga sangat sulit dikendalikan. Situasi ini diperparah dengan kondisi pasar yang padat dan banyak lorong sempit.
Petugas pemadam bahkan harus berulang kali bolak-balik untuk mengisi ulang air, menunjukkan intensitas dan durasi pemadaman yang panjang. Proses pemadaman berlangsung berjam-jam, dan meskipun beberapa titik api berhasil dikendalikan, upaya pendinginan dan pemantauan terus dilakukan untuk mencegah api kembali berkobar.
Penyelidikan Dan Harapan Yang Tersisa
Meskipun kerugian materiil sangat besar, beruntungnya tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Ini menjadi sedikit kabar baik di tengah duka mendalam yang melanda, menunjukkan bahwa setidaknya nyawa manusia berhasil diselamatkan dari amukan api.
Aparat kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Mereka bekerja keras mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi untuk merangkai kronologi kejadian, berharap dapat menemukan titik terang di balik musibah ini.
Selain penyelidikan, pendataan jumlah kios dan pedagang yang terdampak juga menjadi prioritas. Data ini akan sangat penting sebagai dasar untuk upaya rehabilitasi dan bantuan bagi para pedagang yang kini kehilangan mata pencarian. Harapan akan uluran tangan dan pemulihan menjadi semangat yang tersisa di tengah puing-puing.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari radarcirebon.disway.id

