Viral Di Medsos! Warga AS Dihajar Massa Setelah Ribut Dengan Sopir Taksi Online
Viral di medsos! Warga AS babak belur usai ribut dengan sopir taksi online, detik-detik dramanya bikin heboh netizen.
Perkelahian yang mengejutkan ini menjadi viral di media sosial. Massa menghajar seorang warga AS setelah ia terlibat cekcok dengan sopir taksi online. Apa yang sebenarnya terjadi hingga aksi ini menjadi tontonan publik? Simak kronologinya berikut hanya di VIEWNEWZ.
WNA AS Jadi Korban Pengeroyokan Di Batam
Seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat berinisial DJ menjadi korban pengeroyokan di Batam, Kepulauan Riau. Kejadian ini terjadi setelah DJ berselisih paham dengan sopir taksi online di kawasan Batu Ampar pada dini hari.
Insiden terjadi di depan Cafe One Spot & Lounge, Komplek Wiramustika, Sei Jodoh. Awalnya, pertikaian hanya berupa adu mulut melalui telepon aplikasi, namun emosi memuncak begitu sopir tiba di lokasi.
Korban melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, dan media lokal memberitakan pengeroyokan yang viral itu pada Sabtu (28/2/2026). Warga sekitar terkejut melihat aksi kekerasan yang melibatkan wisatawan asing ini.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Polisi Cepat Menangkap Pelaku
Polisi Polsek Batu Ampar segera menindaklanjuti laporan. Dan berhasil menangkap pelaku berinisial AA (24) pada Kamis (26/2) di kawasan indekos Kampung Pelita, Lubuk Baja, setelah menelusuri lokasi dan memeriksa saksi di sekitar kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu Brata Ul Usna, menjelaskan bahwa polisi sedang memeriksa pelaku untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga menegaskan akan menindak tegas setiap tindakan kekerasan sesuai hukum yang berlaku.
Langkah cepat ini diharapkan memberi efek jera. Selain itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri saat terjadi konflik dan menyerahkan penyelesaian kepada aparat hukum.
Baca Juga: Heboh! Bandar Narkoba Koko Erwin Ditangkap di Sumut Saat Hendak Kabur ke Malaysia
Kronologi Lengkap Pertikaian
Peristiwa bermula ketika DJ dan rekannya memesan layanan taksi online. Sopir diduga melontarkan kata-kata kasar melalui telepon aplikasi, sehingga memicu ketegangan.
Saat sopir tiba, ia turun dari kendaraan dengan emosi tinggi. Rekan korban berusaha menenangkan situasi, namun teman sopir ikut campur hingga DJ dan rekannya menjadi sasaran pengeroyokan.
Kejadian ini menunjukkan bahwa konflik kecil bisa berkembang menjadi kekerasan fisik jika emosi tidak dikendalikan. Warga sekitar menyaksikan peristiwa ini dengan cemas, beberapa merekamnya, dan akhirnya berita ini viral di media sosial.
Luka Dan Kondisi Korban
Akibat pengeroyokan, DJ mengalami memar di kedua tangan dan siku. Rekannya yang mencoba melerai pertikaian menderita luka bengkak di pipi, robek di bibir, serta memar di tangan dan kaki.
Korban segera mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit setempat. Tim medis memastikan kondisi mereka stabil dan memberikan perawatan agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut.
Insiden ini menjadi peringatan penting bagi wisatawan asing maupun warga lokal saat menggunakan transportasi online. Konflik yang tampak sepele dapat berujung pada kekerasan serius jika emosi tidak dikendalikan.
Tindakan Polisi Dan Imbauan Masyarakat
Polisi Batam terus mengumpulkan keterangan dari saksi dan korban. Polisi telah menangkap pelaku utama, sementara mereka meminta keterangan saksi lain untuk melengkapi penyidikan.
Iptu Brata Ul Usna menegaskan bahwa laporan secepatnya sangat penting agar pelaku diproses sesuai hukum dan korban mendapat perlindungan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menahan diri saat konflik terjadi.
Kasus ini menjadi pengingat bagi warga Batam dan wisatawan untuk tetap waspada. Menahan emosi, menghindari provokasi, dan menyelesaikan konflik secara damai merupakan langkah utama untuk mencegah insiden serupa.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari limawaktu.id

