50 Murid Berhasil Kabur Dari Penculikan Terbesar 303 Pelajar
Lima puluh siswa berhasil melarikan diri dari penculikan massal di sebuah sekolah Katolik di Negara Bagian Niger, Nigeria.

Insiden ini merupakan salah satu kasus penculikan terbesar yang menargetkan lembaga pendidikan di Nigeria.
Sekitar 303 pelajar dan 12 tenaga pendidik dilaporkan diculik oleh sekelompok bersenjata dari sekolah tersebut.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran VIEWNEWZ.
Insiden Penculikan Massal di Sekolah St Mary
Insiden penculikan massal terjadi di St. Mary’s School, sebuah sekolah Katolik di komunitas Papiri, Negara Bagian Niger, Nigeria. Ketika sekelompok pria bersenjata menyerbu sekolah pada dini hari Jumat, 21 November 2025.
Menurut laporan dari Christian Association of Nigeria (CAN). Sebanyak 303 pelajar dan 12 tenaga pengajar dilaporkan diculik dalam serangan tersebut. Korban terdiri atas laki-laki dan perempuan dengan rentang usia antara 10 hingga 18 tahun.
Aksi penculikan ini merupakan bagian dari gelombang serangan terhadap institusi pendidikan di bagian utara dan tengah Nigeria yang dalam beberapa minggu terakhir meningkat signifikan. Belum ada kelompok yang secara resmi mengklaim tanggung jawab atas serangan ini.
Pemerintah Negara Bagian Niger langsung menanggapi dengan menutup sementara semua sekolah di wilayah tersebut sebagai langkah keamanan darurat.
Insiden Penculikan Lain di Nigeria
Sejak tahun 2020 hingga kini, Nigeria menghadapi gelombang penculikan massal terhadap pelajar dan tenaga pendidik yang terjadi berulang di beberapa negara bagian utara dan tengah.
Sebagai contoh, pada Maret 2024, lebih dari 200 siswa dan staf dari sebuah sekolah di wilayah Kuriga. Negara Bagian Kaduna, diculik oleh kelompok bersenjata yang kemudian menuntut uang tebusan senilai sekitar 1 miliar naira atau setara dengan 620 000 USD untuk pembebasan para sandera.
Sebelumnya juga terjadi pada Februari 2021 di Jangebe, Negara Bagian Zamfara, saat 279 pelajar perempuan berusia antara 10-17 tahun diculik oleh bandit bersenjata dari sekolah asrama perempuan.
Aksi-aksi tersebut menyoroti pola bahwa sekolah sering menjadi sasaran karena lokasi yang relatif terbuka. Keamanan yang lemah dan nilai tebusan yang bisa diperoleh penculik melalui penahanan massal anak-anak dan remaja.
Motif dari penculikan ini lebih sering bersifat ekonomi daripada ideologis. Menurut para analis keamanan, kelompok bandit maupun penculik di kawasan tersebut memandang penculikan pelajar sebagai “usaha bisnis” karena adanya potensi tuntutan tebusan, bukan semata-mata karena alasan agama atau politik.
Kondisi ini menciptakan krisis bagi sistem pendidikan Nigeria beberapa sekolah terpaksa ditutup sementara dan banyak siswa kehilangan kesempatan belajar karena ketakutan terhadap serangan.
Baca Juga: Tragedi Bekasi, Satu Tewas Akibat Ledakan Peluru Tank
Pelarian 50 Siswa

Asosiasi Kristen Nigeria (CAN) melaporkan bahwa 50 dari 303 siswa yang diculik telah berhasil melarikan diri. Mereka melarikan diri antara Jumat dan Sabtu dan kini telah berkumpul kembali dengan orang tua mereka. Presiden Nigeria, Bola Ahmed Tinubu. Juga mengonfirmasi bahwa 51 siswa yang sempat dilaporkan hilang kini telah ditemukan.
Presiden Tinubu berkomitmen untuk terus mengejar kelompok pelaku dan mengamankan bangsa serta melindungi rakyat. Hingga saat ini, Pemerintah Nigeria belum merinci total jumlah anak yang masih ditahan maupun pelaku di balik penculikan tersebut.
Sejarah Penculikan di Nigeria
Sejak penculikan 276 siswi oleh kelompok militan Boko Haram dari kota Chibok pada tahun 2014. Nigeria terus bergulat dengan serangkaian penculikan massal, yang sebagian besar dilakukan untuk meminta tebusan. Kelompok bersenjata sering menyerang sekolah-sekolah asrama di daerah terpencil karena minimnya pengamanan.
Sebagian besar korban akhirnya dibebaskan setelah melalui proses negosiasi. Aisha Yesufu, salah satu pendiri gerakan #BringBackOurGirls. Menyatakan bahwa penculikan masih terus terjadi karena pihak berwenang tidak melakukan apa pun untuk mengatasi krisis tersebut.
Simak dan ikuti terus berbagai informasi berita-berita terbaru dan update menarik lainnya hanya di VIEWNEWZ.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.kompas.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com
