Detik-Detik Mikrofon Prabowo Mati Saat Suarakan Palestina di PBB
Momen krusial ketika mikrofon Presiden Prabowo Subianto mati di tengah pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB saat menyuarakan dukungan untuk Palestina.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya solusi dua negara untuk Palestina dan Israel serta menyerukan penghentian kekerasan di Gaza.
Namun, di tengah pidatonya, mikrofon yang digunakan Prabowo tiba-tiba mati, menarik perhatian dunia internasional.
Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran VIEWNEWZ.
Mikrofon Mati Karena Batas Waktu Pidato
Momen ketika mikrofon Presiden Prabowo Subianto tidak berfungsi terjadi setelah ia berpidato sekitar lima menit.
Presiden Prabowo sedang menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian, termasuk kesiapan untuk menyediakan pasukan penjaga perdamaian.
Namun, saat kalimat tersebut diucapkan, suaranya tiba-tiba tidak lagi terdengar. Terlihat seorang perempuan mendekati Prabowo dari arah kiri dengan jarak sekitar tiga langkah, dan setelah itu, mikrofon kembali hidup dan suara Prabowo terdengar jelas.
Prabowo kemudian mengakhiri pidatonya dengan seruan untuk perdamaian “Damai, damai sekarang! Damai, segera! Kita butuh perdamaian. Terima kasih banyak,”.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Penjelasan Resmi Dari Kementerian Luar Negeri
Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri, Hartyo Harkomoyo, atau yang akrab disapa Yoyok. Memberikan penjelasan resmi terkait insiden mikrofon mati tersebut.
Hartyo menegaskan bahwa kejadian itu bukan disebabkan oleh gangguan teknis, melainkan karena adanya “rule of procedure” atau aturan yang berlaku di forum PBB.
Aturan ini menyatakan bahwa setiap negara hanya diberikan kesempatan untuk berpidato selama lima menit. Jika pidato melebihi batas waktu yang telah ditentukan, mikrofon akan dimatikan dalam tayangan live streaming PBB.
Hartyo juga menambahkan bahwa meskipun mikrofon utama dimatikan. Pidato Presiden Prabowo tetap terdengar jelas oleh para delegasi yang hadir di General Assembly Hall.
Baca Juga: PM Jepang Geram di PBB, Alasan Tolak Palestina Jadi Sorotan Dunia
Pesan Solidaritas Untuk Palestina

Meskipun mikrofon terputus, pesan Prabowo tetap jelas. Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung perjuangan Palestina dan menyerukan pengakuan segera terhadap negara Palestina.
Prabowo juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian guna membantu menciptakan stabilitas di kawasan tersebut. Pesan ini mendapat apresiasi dari berbagai negara dan organisasi internasional.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menekankan kembali komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara (Two-State Solution) sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi antara Palestina dan Israel.
Ia menyerukan pengakhiran kekerasan di Palestina dan mengecam kekerasan terhadap warga sipil. Prabowo juga menegaskan bahwa Palestina harus dijamin status kenegaraannya.
Indonesia, melalui Prabowo, menyatakan kesiapannya untuk mengakui Israel setelah negara tersebut mengakui kemerdekaan Palestina. Dengan dukungan penuh terhadap jaminan keamanan Israel. Lebih lanjut, Indonesia siap mengambil bagian dalam upaya perdamaian. Termasuk dengan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian.
Reaksi Dunia Internasional
Reaksi dunia internasional terhadap insiden mikrofon Prabowo yang mati di PBB cukup beragam. Namun mayoritas menyoroti ketegasan dan keberanian Presiden Indonesia dalam menyuarakan dukungan untuk Palestina.
Media internasional mengangkat momen tersebut sebagai simbol tekad Indonesia untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian di Timur Tengah, meskipun terjadi kendala teknis. Banyak delegasi yang hadir tetap mendengarkan dengan seksama hingga akhir pidato, menunjukkan apresiasi atas pesan yang disampaikan.
Selain media, beberapa diplomat dan perwakilan negara menyatakan dukungan terhadap komitmen Indonesia dalam memperjuangkan solusi dua negara untuk Palestina dan Israel.
Mereka menilai pidato Prabowo menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten dalam isu kemanusiaan dan perdamaian global.
Kejadian mikrofon mati justru menambah kesan dramatis, memperkuat pesan diplomatik yang ingin disampaikan, dan menarik perhatian dunia terhadap peran aktif Indonesia di kancah internasional.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
- Gambar Pertama dari www.cnnindonesia.com
- Gambar Kedua dari www.suara.com

