Viral di Bali, Turis Belarusia Berulah Dan Acungkan Jari Tengah ke Polisi

Seorang turis asal Belarusia membuat keributan di Bali, menolak membayar, dan mengacungkan jari tengah ke polisi.

turis asal Belarusia mengacungkan jari tengah ke polisi

Bali, destinasi wisata impian banyak orang, kembali dihebohkan oleh ulah seorang turis asing. Kali ini, seorang pria asal Belarusia menjadi sorotan setelah kedapatan membuat keributan di kawasan Pantai Lovina, Buleleng, dan menunjukkan gestur tidak pantas saat diamankan. Insiden ini menambah daftar panjang kasus wisatawan asing yang berulah di Pulau Dewata.

Dapatkan berbagai berita menarik dari dalam dan luar negeri yang inspiratif dan bermanfaat, hanya di VIEWNEWZ, sumber wawasan terpercaya!

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Keributan di Pantai Dan Warung Warga

Warga Negara Asing (WNA) asal Belarusia bernama Pisarenka Pavel menjadi viral di media sosial setelah serangkaian ulahnya di Bali. Kejadian bermula saat Pavel dilaporkan menolak membayar belanjaannya di sebuah warung milik warga setempat, menimbulkan ketidaknyamanan dan kerugian bagi pemilik warung. Perilakunya ini langsung menarik perhatian masyarakat sekitar.

Tidak hanya di warung, Pavel juga membuat keributan di Hotel Rumi Bumi Lovina, tempatnya menginap. Insiden terjadi sekitar pukul 07.20 WITA pada Selasa (27/1/2026), menciptakan suasana tidak kondusif di lingkungan hotel. Pihak hotel merasa terganggu dan khawatir akan kenyamanan tamu lainnya.

Ulah Pavel yang menolak membayar di warung serta keributan di hotel menunjukkan pola perilaku yang meresahkan. Tindakan ini memicu laporan dari warga dan pihak hotel kepada aparat kepolisian, menandakan bahwa batas kesabaran telah tercapai.

Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL

apk shotsgoal  

Reaksi Mengejutkan Saat Diamankan Polisi

Saat aparat kepolisian tiba di lokasi untuk menindaklanjuti laporan, Pavel justru menunjukkan reaksi yang tidak terduga. ​Pria berusia 31 tahun itu terlihat tidak merasa bersalah, bahkan dengan berani mengacungkan dua jari tengah kepada petugas.​ Gestur ini terekam dan semakin memicu kemarahan publik.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa laporan awal datang dari pihak hotel terkait keributan dan gangguan ketertiban umum. Personel piket Pos Polisi Lovina segera bergerak menuju lokasi untuk meredakan situasi dan mengamankan pelaku.

Petugas sempat berpapasan dengan Pavel di area pantai Lovina sebelum tiba di hotel. Polisi berusaha melakukan pendekatan persuasif, meminta Pavel untuk tidak mengganggu ketertiban umum. Namun, nampaknya peringatan tersebut tidak diindahkan.

Baca Juga: 

Mengulang Ulah Dan Diserahkan ke Imigrasi

 Mengulang Ulah Dan Diserahkan ke Imigrasi

Setelah sempat mereda, Pavel kembali ke hotel dalam kondisi emosi dan berbicara dengan nada tinggi. Ia bahkan meminta kopi, sarapan, dan perpanjangan masa inap tanpa mau membayar. Pihak hotel melayani makanan dan minuman, tetapi menolak perpanjangan karena khawatir akan ulah Pavel yang mengganggu tamu lain.

Lantaran terus membuat kegaduhan, polisi akhirnya memberi Pavel waktu sekitar 15 menit untuk meninggalkan area hotel. Langkah ini diambil untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mengganggu tamu lainnya. Namun, setelah meninggalkan hotel, Pavel kembali membuat masalah di warung warga.

Polisi akhirnya mengamankan Pavel dan membawanya ke Polres Buleleng untuk pendalaman lebih lanjut. Selanjutnya, WNA tersebut diserahkan ke Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Berdasarkan koordinasi, dokumen keimigrasiannya lengkap, namun jika ada unsur pidana, proses hukum akan dilanjutkan di Polres.

Dampak Dan Penegasan Hukum

Insiden yang melibatkan Pisarenka Pavel ini menyoroti pentingnya penegakan hukum terhadap wisatawan asing yang melanggar ketertiban. Ulahnya tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga merusak citra pariwisata Bali yang dikenal dengan keramahan dan ketertibannya. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi wisatawan lain.

Meskipun tidak ditemukan kerusakan fasilitas hotel atau kerugian materi besar akibat ulah Pavel, tindakan provokatifnya saat diamankan polisi menjadi perhatian serius. Hal ini menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap hukum dan petugas di negara lain.

Pihak berwenang, melalui Imigrasi dan Polres, akan terus memproses kasus ini sesuai ketentuan yang berlaku. Ini adalah bentuk komitmen untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di Bali. Setiap pelanggaran, baik oleh warga lokal maupun asing, akan ditindak tegas.

Gunakan waktu Anda untuk menjelajahi berbagai informasi viral terbaru dan terpopuler lainnya, hanya di VIEWNEWZ, pusat berita terkini!


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari merdeka.com
  • Gambar Kedua dari scrollberita.com

Similar Posts