Banjir Melanda Samsat Kendal, Warga Harus Urus Pajak Lewat Mobil Keliling

Hujan deras menyebabkan kantor Samsat Kendal terendam banjir, sehingga pelayanan di dalam gedung ditutup sementara warga yang ingin memperpanjang pajak.

Warga Harus Urus Pajak Lewat Mobil Keliling

Kepala UPTD Samsat Kendal, Bambang Haryanto, memastikan pembayaran pajak tetap berjalan dan memberikan keringanan denda selama 30 hari akibat kondisi darurat banjir. Simak informasi lengkap terkait pengalihan layanan dan kebijakan khusus bagi warga terdampak banjir di Kendal, Temukan berita terkini dan fakta mengejutkan hanya di VIEWNEWZ.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Banjir Rendam Kantor Samsat Kendal

Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menyebabkan Kantor Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Samsat Kabupaten Kendal terendam banjir pada Sabtu, 17 Januari 2025. Banjir terjadi sejak pagi hari dan mengganggu aktivitas pelayanan publik di kantor tersebut.

Air banjir berasal dari luapan sungai yang berada di sisi Jalan Raya Ketapang. Debit air sungai meningkat drastis akibat curah hujan tinggi sehingga meluap dan masuk ke area kantor UPTD Samsat Kendal. Luapan air tidak hanya menggenangi halaman, tetapi juga merembes hingga ke area pelayanan.

Kondisi tersebut membuat aktivitas di dalam gedung tidak memungkinkan untuk dilakukan secara normal. Sejumlah peralatan kantor terpaksa diamankan guna mencegah kerusakan akibat terendam air. Petugas juga diminta untuk mengutamakan keselamatan di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

[wbcr_snippet]: PHP snippets error (not passed the snippet ID)

Layanan Kantor Temporer Dihentikan

Akibat genangan air yang cukup tinggi, pihak UPTD Samsat Kabupaten Kendal memutuskan untuk menutup sementara pelayanan di dalam gedung. Penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan petugas dan masyarakat yang hendak mengurus administrasi kendaraan bermotor.

Kepala UPTD Samsat Kabupaten Kendal, Bambang Haryanto, menjelaskan bahwa ketinggian air yang menggenangi halaman kantor mencapai setinggi lutut orang dewasa. Kondisi tersebut dinilai berisiko apabila pelayanan tetap dipaksakan berjalan di dalam kantor.

“Karena kantor kebanjiran dan kondisi tidak memungkinkan, untuk sementara pelayanan di dalam gedung kami hentikan. Keselamatan petugas dan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Bambang saat ditemui di lokasi, Sabtu.

Baca Juga: Iran Menggila! Jenderal Rezaei Ancam Potong Tangan Trump, Perang Dunia III di Depan Mata?

Samsat Keliling Tetap Layani Warga

Samsat Keliling Tetap Layani Warga

Meski pelayanan di dalam kantor ditutup sementara, UPTD Samsat Kendal tetap berupaya memberikan layanan kepada masyarakat. Pelayanan perpanjangan pajak kendaraan bermotor tahunan dialihkan melalui mobil Samsat keliling yang disiagakan di pinggir jalan depan kantor.

Mobil Samsat keliling tersebut melayani masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor. Langkah ini diambil agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan dasar meskipun kondisi kantor sedang terdampak banjir.

Bambang menyampaikan bahwa pelayanan melalui Samsat keliling difokuskan untuk perpanjangan pajak tahunan. Sementara itu, layanan lain yang membutuhkan pemeriksaan fisik kendaraan atau penggunaan fasilitas kantor belum dapat dilakukan hingga kondisi kembali normal.

Kelonggaran Denda Pajak Untuk Warga Terdampak Banjir

Dalam kesempatan yang sama, Bambang Haryanto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya bagi wajib pajak yang hendak mengurus pajak kendaraan bermotor lima tahunan. Ia memastikan layanan tersebut belum dapat dilaksanakan selama kantor masih terdampak banjir.

Terkait keterlambatan pembayaran pajak akibat kondisi bencana, pihak UPTD Samsat Kendal memberikan kebijakan khusus. Bambang menegaskan bahwa tidak akan dikenakan denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor selama 30 hari sejak jatuh tempo.

“Kami memastikan tidak ada denda keterlambatan pajak hingga 30 hari. Untuk denda dari Jasa Raharja, karena ini kondisi bencana banjir, akan kami koordinasikan agar bisa mendapatkan keringanan atau pembebasan,” jelasnya.

Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari regional.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari antaranews.com

Similar Posts