Dikha Bocah Pacu Jalur Aura Farming Dapat Beasiswa Dari Menbud

Dikha bocah pacu jalur Aura Farming menerima beasiswa sebesar Rp 20 juta dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Dikha Bocah Pacu Jalur Aura Farming Dapat Beasiswa Dari Menbud

Pacu Jalur adalah pesta rakyat kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi. Pertemuan antara Dhika dan Menteri Kebudayaan berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025, di Gedung Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta Pusat.

Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran VIEWNEWZ.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Beasiswa Untuk Rayyan Arkan Dhika

Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan beasiswa senilai Rp 20 juta kepada Rayyan Arkan Dhika, yang dikenal sebagai penari cilik viral dalam ajang Pacu Jalur. Fadli Zon secara langsung menyerahkan sebuah map karton berwarna merah muda berisi beasiswa tersebut kepada Dhika.

Menteri Kebudayaan menjelaskan bahwa beasiswa ini dimaksudkan sebagai tambahan dan “oleh-oleh” bagi Dhika untuk membeli buku. Dhika sendiri merupakan putra kedua yang lahir pada 28 Desember 2014.

Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL

apk shotsgoal  

Pertemuan Dhika dengan Menteri Kebudayaan

Pertemuan antara Rayyan Arkan Dhika dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon terjadi pada Rabu sore, 9 Juli 2025, di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta. Dhika, yang didampingi oleh ibunya, mengenakan baju adat dari provinsi asalnya, Riau, dan sempat berbincang santai dengan Fadli Zon.

Dalam pertemuan tersebut, Dhika juga memperagakan tarian “aura farming” yang membuatnya viral, bahkan menari di atas kursi sambil mengenakan kacamata hitam, menirukan gayanya saat di perahu Pacu Jalur. Aksi Dhika ini bahkan diikuti oleh Fadli Zon. Di mana mereka berpura-pura menjadi tim pendayung yang memacu jalur agar bergerak cepat.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasinya terhadap Dhika yang telah menjadi sangat viral di berbagai media sosial. Ia juga menghargai upaya Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam melestarikan budaya Indonesia melalui tradisi Pacu Jalur.

Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut dan mengundang Fadli Zon untuk menghadiri acara Pacu Jalur di Kuansing pada 20 Agustus 2025 mendatang. Dhika sendiri mengaku tidak menyangka video aksinya di tahun 2024 lalu bisa menjadi viral, dan ia mengetahuinya dari kakak sepupunya. Ia merasa senang menjadi viral.

Baca Juga: Momen Lucu Master Limbad Ditahan Imigrasi di Jeddah Gegara Gigi Taring

Dampak Viral “Aura Farming”

Dampak Viral

Aksi Rayyan Arkan Dhika yang dijuluki “Aura Farming” telah membuat olahraga Pacu Jalur menjadi viral, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga internasional. Bahkan, klub-klub sepak bola dunia seperti PSG dan AC Milan, serta selebriti global, membuat parodi dari tarian Dhika, termasuk melibatkan bintang-bintang top seperti Neymar.

Berkat viralnya aksi ini, Dhika menerima berbagai penghargaan, salah satunya adalah gelar Duta Pariwisata Riau, selain beasiswa pendidikan. Dhika dipastikan akan tampil dalam Festival Pacu Jalur tingkat nasional di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, pada 20-24 Agustus 2025.

Ia akan bergabung dengan jalur asal kampung halamannya, Tuah Kogji Dubalang Rajo, mewakili Desa Pintu Gobang Kari, Kuantan Singingi. Cita-cita Dhika sendiri adalah menjadi polisi, meskipun Fadli Zon sempat bercanda bahwa cita-citanya berubah-ubah. Termasuk menjadi gubernur dan tentara.

Rencana Internasionalisasi Pacu Jalur

Fadli Zon tidak hanya memberikan beasiswa sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kepiawaian Dhika dalam menari di ajang Pacu Jalur. Tetapi juga berharap Dhika terus belajar dan mengembangkan bakat menarinya. Ia mengakui bahwa menari di ujung perahu membutuhkan bakat dan tidak mudah.

Tradisi Pacu Jalur telah dinobatkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia sejak tahun 2015. Meskipun dokumen lain menyebutkan sejak 2014. Tradisi ini telah ada selama lebih dari 100 tahun dan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Kuansing, sering dirayakan dalam hari-hari besar keagamaan dan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Fadli Zon berencana mengusulkan tradisi Pacu Jalur ke UNESCO sebagai warisan budaya takbenda kemanusiaan, memanfaatkan momentum viral Dhika untuk internasionalisasi tradisi ini. Ia juga berharap dapat mengundang pemain internasional ke ajang Pacu Jalur di masa mendatang. Saat ini, proses pengajuan ke UNESCO membutuhkan persiapan naskah akademik dan berkas-berkas yang lengkap, meskipun antreannya panjang.

Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari Kabarlah.com
  • Gambar Kedua dari www.liputan6.com

Similar Posts