Israel Tutup Masjid Al Aqsa Saat Shalat Id, Picu Kekacauan Ratusan Jemaah!
Israel menutup Masjid Al Aqsa saat Shalat Id, ratusan jemaah terjebak di luar dan menimbulkan kekacauan di lokasi.
Penutupan Masjid Al Aqsa saat momen Shalat Id memicu kepanikan dan kemarahan ratusan jemaah. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius soal akses ibadah dan ketegangan di wilayah suci yang menjadi sorotan dunia. Simak bagaimana kekacauan yang terjadi di Masjid Al Aqsa hanya di VIEWNEWZ.
Penutupan Masjid Al Aqsa Saat Momen Idul Fitri
Otoritas Israel menutup kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur menjelang shalat Idul Fitri pada 20 Maret 2026, sehingga ratusan jemaah Muslim tidak dapat masuk untuk beribadah. Penutupan ini dilaporkan terjadi setelah otoritas setempat memblokir akses utama ke situs suci itu sejak akhir Februari.
Otoritas Israel menutup Masjid Al Aqsa dengan alasan keamanan karena ketegangan regional, termasuk konflik yang sedang berlangsung dengan Iran. Kebijakan ini menyebabkan warga Muslim di sekitar Masjid Al Aqsa terpaksa melakukan shalat di luar kompleks, dekat dinding Kota Tua Yerusalem.
Ratusan warga yang biasanya masuk melakukan doa bersama menghadapi pembatasan ketat di pintu utama Al Aqsa. Pihak berwenang Israel menyatakan langkah itu hanya bersifat sementara, meskipun dampaknya signifikan pada pelaksanaan ibadah.
Penutupan akses semacam ini belum pernah terjadi dalam skala penuh pada hari raya besar umat Islam sejak beberapa dekade terakhir, sehingga memicu kecaman dari warga dan organisasi internasional.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Reaksi Dan Dampak Di Lapangan
Akibat penutupan, banyak jemaah yang tengah berkumpul untuk shalat Id terpaksa melakukan shalat di jalan atau area luar gerbang Masjid Al Aqsa. Mereka menggelar sajadah di pelataran dan area sekitar Kota Tua, berusaha mengikuti ritual Idul Fitri walau tidak dapat memasuki tempat suci.
Situasi itu menciptakan suasana yang penuh ketidakpastian dan ketegangan, terutama ketika barisan kepolisian Israel menjaga ketat gerbang masuk. Beberapa jemaah dilaporkan berdoa dalam kelompok kecil di trotoar dan lorong sempit di sekitar kompleks Masjid.
Penutupan penuh terhadap akses Al Aqsa juga berdampak pada usaha warga untuk menjalankan ibadah Tarawih dan doa lain selama akhir Ramadan. Akses yang dibatasi ini berulang terjadi sejak awal bulan suci. Video di media sosial menunjukkan jemaah bersujud di luar Al Aqsa, dengan polisi dekat lokasi, menegaskan ketegangan.
Baca Juga:Â Tragis! 204 Anak Tewas, 498 Sekolah Hancur di Iran Akibat Serangan Israel-AS!
Alasan Pemerintah Israel Dan Tanggapan Luar Negeri
Pihak Israel menutup Masjid Al Aqsa untuk pencegahan keamanan, terkait eskalasi konflik regional dan potensi ancaman serangan. Pihak ini menegaskan bahwa pembatasan itu bersifat sementara dan terkait situasi saat ini. Kritikus menilai penutupan ini melanggar hak beribadah dan memperburuk ketegangan di Yerusalem yang sensitif konflik Israel–Palestina. Negara dan organisasi Islam mengecam penutupan Al Aqsa, mendesak Israel membuka akses ibadah dan menghormati status quo sejarah masjid.
Dampak Sosial Dan Keagamaan
Penutupan ini tidak hanya berdampak pada pelaksanaan shalat Id, tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial komunitas Muslim di Yerusalem. Banyak warga berusaha menjalankan tradisi tahunan di tempat suci, tetapi pembatasan akses memaksa ribuan jemaah berkumpul dalam kelompok kecil di luar, menimbulkan kecewa dan frustasi. Shalat Id di Luar Masjid Al Aqsa Memicu Diskusi Publik dan Simbol Perjuangan Ibadah di Tengah Konflik
Sejarah Dan Signifikansi Masjid Al Aqsa
Umat Islam menganggap Masjid Al Aqsa, yang terletak di Kota Tua Yerusalem dan bagian dari al‑Haram al‑Sharif, sebagai kompleks suci bernilai sejarah dan keagamaan tinggi. Sejak abad ke‑7, lokasi ini menjadi pusat ibadah dan telah mengalami berbagai fase pengelolaan historis, termasuk masa pemerintahan berbagai dinasti Islam.
Kompleks ini sering menjadi titik fokus ketegangan politik dan agama, karena juga memiliki signifikansi bagi komunitas Yahudi sebagai Temple Mount. Sejarah dan signifikansi Al Aqsa membuat setiap perubahan akses sering memicu reaksi kuat secara lokal dan internasional.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.google.com
- Gambar Kedua dari www.google.com
