Mengerikan! Ledakan Tambang di China Tewaskan 90 Orang, Ini Kronologinya
Ledakan besar di tambang batu bara China menewaskan 90 orang, berikut kronologi lengkap insiden tragis yang mengguncang tersebut.
Sebuah ledakan besar di tambang batu bara Liushenyu, Provinsi Shanxi, China, menewaskan sedikitnya 90 orang pada Jumat malam. Ledakan diduga disebabkan oleh gas saat ratusan pekerja berada di bawah tanah. Tim darurat segera melakukan operasi penyelamatan dan evakuasi di lokasi kejadian.
Dapatkan kabar penting, inspiratif, dan bermanfaat dari dalam dan luar negeri, eksklusif di VIEWNEWZ, teman setia menambah wawasan Anda.
Ledakan Terjadi Jumat Malam di Tambang Liushenyu
Peristiwa bermula pada Jumat (22/5) malam sekitar pukul 19.29 waktu setempat ketika ledakan mengguncang area tambang Liushenyu di Provinsi Shanxi, China. Saat kejadian, terdapat 247 pekerja yang sedang berada di bawah tanah. Ledakan diduga dipicu oleh gangguan gas di dalam area tambang yang kemudian memicu kondisi berbahaya di dalam terowongan bawah tanah.
Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa insiden tersebut segera memicu respons darurat berskala besar. Sebanyak 345 personel penyelamat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Upaya penyelamatan dilakukan di tengah kondisi tambang yang masih dinilai tidak stabil dan berbahaya.
Sejumlah pekerja yang sempat terjebak dilaporkan dalam kondisi kritis akibat paparan gas beracun, termasuk karbon monoksida yang terdeteksi melebihi batas aman di area tambang. Kondisi ini memperburuk situasi evakuasi yang berlangsung di lokasi kejadian.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Lonjakan Korban Jiwa dan Konfirmasi Pemerintah
Seiring berjalannya waktu, jumlah korban tewas dalam insiden ini terus bertambah. Dari laporan awal, angka korban meninggal dunia meningkat hingga mencapai sedikitnya 90 orang. Data ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan laporan awal yang masih mencatat korban dalam jumlah lebih kecil.
Pemerintah China melalui otoritas terkait juga mengonfirmasi perkembangan jumlah korban tersebut. Informasi resmi menyebutkan bahwa tim penyelamat masih terus mengidentifikasi dan mencari korban di lokasi tambang. Kondisi ini membuat operasi darurat berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.
Insiden ini kemudian tercatat sebagai salah satu bencana tambang terburuk di China dalam 17 tahun terakhir. Pemerintah menilai kejadian ini sebagai peringatan serius terhadap standar keselamatan kerja di industri pertambangan.
Baca Juga:Â Pernyataan Trump Soal Dana Perang Iran Bikin Geger, Ternyata Ini Sumbernya
Evakuasi Awal dan Kondisi Pekerja di Bawah Tanah
Pada tahap awal, laporan menyebutkan bahwa tim penyelamat berhasil mengevakuasi sebagian pekerja ke permukaan. Dari total 247 pekerja yang berada di bawah tanah, otoritas melaporkan bahwa sekitar 201 orang berhasil keluar pada Sabtu pagi waktu setempat. Namun, situasi berubah ketika tim menemukan jumlah korban yang terus bertambah seiring proses pencarian yang terus berjalan.
Meski demikian, sejumlah pekerja masih terjebak di dalam tambang saat upaya penyelamatan berlangsung. Tim darurat terus melakukan pencarian intensif untuk menemukan korban yang belum berhasil mereka evakuasi. Mereka menjalankan operasi ini dalam kondisi yang penuh risiko karena adanya potensi gas berbahaya di dalam tambang.
Tim penyelamat melaporkan kondisi kritis beberapa pekerja yang berhasil mereka temukan. Dugaan kuat mengarah pada paparan gas karbon monoksida yang tidak berbau dan sangat beracun sebagai faktor utama yang memperburuk keselamatan para pekerja di dalam tambang.
Respons Pemerintah dan Investigasi Penyebab
Presiden China Xi Jinping segera memberikan arahan setelah insiden terjadi. Ia meminta agar seluruh tim melakukan upaya maksimal untuk merawat korban luka serta mempercepat proses pencarian korban yang masih hilang.
Selain itu, Xi juga menegaskan perlunya investigasi menyeluruh terhadap penyebab ledakan. Ia meminta semua pihak terkait mengambil pelajaran dari insiden ini agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi di masa depan.
Otoritas setempat juga telah menindak pihak yang mereka anggap bertanggung jawab dalam mengelola tambang. Pemerintah menegaskan bahwa mereka akan menerapkan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Dapatkan semua berita viral, trending, dan update terpanas, langsung di VIEWNEWZ, pusat informasi terkini hanya untuk Anda.
- Gambar Pertama dari vietnam.vn
- Gambar Kedua dari liputan6.com
