Polda Metro Jaya Dalami Ancaman Bom di Sekolah Internasional Jakarta
Polda Metro Jaya masih mendalami kasus ancaman bom yang mengguncang tiga sekolah internasional di Jakarta Utara dan Tangerang Selatan.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena menyangkut keamanan lingkungan pendidikan dan ketenangan masyarakat.
Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya tentang seputaran VIEWNEWZ.
Pelaku Diduga Berada di Luar Negeri
Dalam keterangannya, Brigjen Pol Ade Ary mengungkapkan bahwa pelaku pengancaman sementara teridentifikasi berada di luar negeri. “Ini masih terus kami lakukan pendalaman. Kemarin sudah disampaikan beberapa hal oleh rekan-rekan kami, Kapolres Jakarta Utara dan Kapolres Tangsel,” jelasnya.
Polda Metro Jaya saat ini bekerja sama dengan Direktorat Siber dan sejumlah lembaga terkait untuk melacak jejak digital pengirim ancaman tersebut. Identitas pelaku masih dalam tahap verifikasi melalui penelusuran alamat IP dan server yang digunakan dalam pengiriman pesan ancaman.
Meski lokasi pelaku diduga berada di luar negeri, pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan teror, termasuk yang dilakukan secara daring. Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Interpol dan aparat luar negeri bila dibutuhkan untuk mengusut tuntas kasus ini.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Kondisi Jakarta dan Tangsel Aman Terkendali
Di tengah penyelidikan yang terus berlangsung, Polda Metro Jaya memastikan situasi keamanan di wilayah hukumnya, termasuk Jakarta dan Tangerang Selatan, berada dalam kondisi aman dan terkendali. “Masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti biasa. Kami ada, kami siaga 24 jam di lapangan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegas Ade Ary.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa seluruh laporan ancaman bom yang masuk telah ditangani dengan cepat sesuai dengan prosedur penanganan ancaman teror. Petugas gabungan dari Polres Jakarta Utara, Polres Tangerang Selatan, dan tim penjinak bom Gegana langsung dikerahkan untuk memeriksa lokasi yang dilaporkan.
Hasil pemeriksaan sejauh ini menyatakan bahwa tidak ditemukan bahan peledak di ketiga sekolah yang menerima ancaman. Langkah ini menjadi bukti bahwa kepolisian bertindak cepat untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat, khususnya para pelajar dan orang tua.
Baca Juga: Trump Kirim Tim Baru AS ke Timur Tengah, Fokus Negosiasi Gaza
Pembentukan Tim Gabungan Untuk Ungkap Pelaku

Polres Metro Jakarta Utara bersama Polres Tangerang Selatan dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus guna menelusuri asal-usul ancaman bom tersebut. Tim ini akan memadukan kemampuan digital forensik, komunikasi siber, serta analisis lintas wilayah untuk mengidentifikasi pelaku.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, “Kami sudah membentuk tim yang diharapkan dapat segera mengungkap kasus ini.” Erick menjelaskan, penyidik saat ini tengah menelusuri sumber nomor dan akun yang digunakan pelaku dalam mengirimkan ancaman ke sekolah-sekolah.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran ancaman adalah North Jakarta Intercultural School (NJIS) di kawasan Kelapa Gading. Ancaman diterima pada Rabu (8/10/2025) dini hari, yang kemudian memicu peningkatan pengamanan di lingkungan sekolah tersebut. Polisi juga tengah memastikan apakah ancaman terhadap NJIS memiliki keterkaitan dengan insiden serupa di sekolah internasional lain di Tangerang Selatan.
Imbauan Kepolisian dan Harapan ke Depan
Selain menegaskan komitmen aparat untuk menindak tegas pelaku, Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi. Brigjen Pol Ade Ary meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau menerima pesan berisi ancaman serupa.
“Kepada masyarakat kami mengimbau apabila mengalami gangguan kamtibmas, atau menemukan peristiwa yang berpotensi menimbulkan gangguan, mohon segera melapor ke pihak kepolisian,” ujarnya. Ia menambahkan, setiap laporan akan langsung ditindaklanjuti untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Ade Ary juga memberikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Agar tidak melakukan aksi teror yang dapat mengganggu ketertiban umum. “Kami mengingatkan kepada siapa pun agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan dan menimbulkan keresahan masyarakat,” tuturnya.
Dengan langkah penyelidikan yang komprehensif dan koordinasi antarinstansi, kepolisian berharap kasus ini dapat segera terungkap. Masyarakat pun diimbau untuk memperkuat kerja sama dengan aparat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Kepolisian berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan aman.
Simak dan ikuti terus berbagai informasi berita-berita terbaru dan update menarik lainnya hanya di VIEWNEWZ.

