Serangan Drone Misterius Hantam Kafe di Kherson, 24 Tewas, Siapa Dalangnya?

Sebuah serangan drone misterius menghantam kafe di Kherson, menewaskan 24 orang, memicu kebingungan dan tudingan luas.

Serangan Drone Misterius Hantam Kafe di Kherson

Konflik Rusia-Ukraina kembali memanas setelah sebuah drone menghantam kafe di Kherson, Ukraina Selatan, menewaskan 24 orang. Rusia menuduh Ukraina bertanggung jawab, menambah daftar tudingan kedua negara. Peristiwa ini terjadi di tengah upaya diplomasi, memicu pertanyaan tentang dampaknya terhadap prospek perdamaian.

Temukan berbagai informasi berita menarik dari dalam dan luar negeri yang bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di VIEWNEWZ.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Insiden Mematikan di Khorly, Kherson

Serangan drone yang menewaskan puluhan warga sipil ini terjadi di sebuah kafe di Khorly, pesisir Laut Hitam, wilayah Kherson yang kini dikuasai Rusia. Menurut laporan, tiga pesawat tak berawak menjadi pelaku dalam insiden mengerikan ini, menghantam kafe dan hotel di mana warga sipil merayakan Tahun Baru.

Gubernur wilayah Kherson yang ditunjuk Rusia, Vladimir Saldo, mengklaim bahwa “musuh” adalah dalang di balik serangan tersebut. Gambar-gambar yang diunggah Saldo di Telegram menunjukkan kehancuran dahsyat: sebuah bangunan luluh lantak, tumpukan puing membara, dan jenazah yang hangus terbakar.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kekerasan yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menghancurkan wilayah timur Ukraina sejak Rusia melancarkan serangan habis-habisan pada tahun 2022. Jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka, mencari perlindungan dari kengerian perang.

Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL

apk shotsgoal  

Saling Tuduh Dan Penyelidikan Rusia

Rusia dengan cepat menuduh Ukraina melakukan “serangan teroris” dan mendesak organisasi internasional untuk mengutuk tindakan tersebut. Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan Kyiv akan “konsekuensi yang sesuai” atas insiden yang mereka anggap sebagai provokasi.

Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan atas serangan ini, yang menurut mereka telah menewaskan lebih dari 20 orang. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa jumlah korban tewas masih terus diklarifikasi, mengindikasikan kemungkinan bertambahnya jumlah korban.

Menurut Vladimir Saldo, lebih dari 100 orang berkumpul di hotel tersebut pada malam serangan, membuat jumlah korban tewas yang dilaporkan sangat mungkin meningkat. Insiden ini memperkeruh suasana diplomasi yang tengah berjalan untuk mencapai resolusi damai.

Baca Juga: Di Tengah Tekanan Politik, Macron Janji Tak Mundur Dari Kursi Presiden

Dampak Terhadap Upaya Perdamaian

 Dampak Terhadap Upaya Perdamaian

Serangan drone ini terjadi pada saat yang sangat genting, setelah berminggu-minggu upaya diplomasi untuk menengahi berakhirnya perang yang telah berlangsung selama hampir empat tahun. Tuduhan “serangan teroris” dari Rusia semakin memperparah ketegangan dan dapat merusak kepercayaan.

Kementerian Luar Negeri Rusia secara khusus menuduh pihak berwenang Ukraina “dengan sengaja memborbardir setiap usaha untuk menemukan resolusi damai untuk konflik.” Klaim ini mengindikasikan bahwa Rusia melihat insiden ini sebagai upaya sabotase terhadap proses perdamaian.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sendiri sebelumnya menyatakan bahwa negaranya masih “10 persen” dari kesepakatan damai. Namun, insiden terbaru ini dapat mengikis kemajuan yang telah dicapai dan membuat jalan menuju perdamaian semakin terjal.

Eskalasi Kekerasan Dan Ancaman Lebih Lanjut

Di sisi lain, Zelensky menuding Rusia membawa perang ke Tahun Baru dengan meluncurkan lebih dari 200 pesawat tak berawak dalam semalam, terutama menargetkan fasilitas-fasilitas energi di Ukraina. Ini menunjukkan bahwa kekerasan terus berlanjut dari kedua belah pihak.

Sebagai contoh lain eskalasi, di wilayah Kharkiv, Rusia dilaporkan menghantam sebuah taman yang memiliki kebun binatang, melukai satu orang. Serangan tersebut juga melukai beberapa hewan, termasuk singa, dan membunuh burung-burung merpati dan burung beo.

Insiden-insiden ini menyoroti siklus kekerasan tanpa henti yang terus mencengkeram wilayah tersebut, dengan korban berjatuhan dari kedua belah pihak, baik manusia maupun lingkungan. Prospek perdamaian tampaknya semakin jauh di tengah eskalasi konflik ini.

Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari pusakaindonesia.id

Similar Posts