Sidang Dugaan Korupsi Chromebook Nadiem Masuki Babak Pembuktian
Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) dengan terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Persidangan memanas akibat perdebatan antara jaksa dan tim pengacara soal dokumentasi perekaman sidang. Selain itu, penyerahan laporan audit BPKP juga menjadi sorotan. Majelis hakim menegaskan pentingnya ketertiban dan fokus sidang agar proses hukum berjalan transparan, temukan berita terkini dan fakta mengejutkan hanya di VIEWNEWZ.
Sidang Korupsi Chromebook Nadiem Masuki Tahap Pembuktian
Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) dengan terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim memasuki tahap pembuktian pada Senin (19/1/2026). Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta dan menarik perhatian publik karena menghadirkan debat sengit antara kubu Nadiem.
Persidangan pagi ini dimulai dengan protes jaksa terhadap keberadaan kamera handphone yang dipasang di meja penasihat hukum Nadiem, tepat di samping posisi terdakwa. Jaksa menilai posisi kamera tersebut tidak sesuai dengan tata tertib persidangan dan berpotensi mengganggu proses persidangan.
Ketua majelis hakim Purwanto S Abdullah memerintahkan penasihat hukum terdakwa untuk memindahkan posisi kamera ke belakang agar sesuai aturan. Penasihat hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, menyatakan bahwa dokumentasi tersebut diperlukan agar tim hukum bisa menyaksikan keterangan saksi secara langsung, yang menurutnya tidak terlihat jika kamera diposisikan di belakang.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Debat Panas Soal Dokumentasi Sidang
Perdebatan antara jaksa dan tim penasihat hukum Nadiem berlangsung cukup panas. Jaksa menekankan pentingnya mematuhi tata tertib persidangan, termasuk ketentuan soal perekaman, demi menjaga integritas proses hukum. Pihak jaksa juga menyebutkan bahwa laporan audit perhitungan kerugian keuangan negara baru diserahkan setelah melalui perdebatan panjang.
“Pihak penasihat hukum harus mengikuti aturan persidangan. Kami menghormati jalannya sidang, dan demi pendidikan hukum, semua pihak harus berada pada posisi yang sama,” ujar jaksa saat menanggapi keberatan tim Nadiem.
Menanggapi hal tersebut, Ari Yusuf Amir menegaskan bahwa timnya sudah memeriksa tata tertib dan tidak menemukan larangan merekam dari depan. Ia menambahkan, permintaan izin untuk perekaman merupakan upaya profesional agar setiap keterangan saksi dapat terdokumentasi dengan jelas, tanpa kehilangan detail penting.
Baca Juga: Pembangunan Pulau Baru, China Lakukan Reklamasi Secara Tersembunyi
Alat Bukti dan Laporan Audit Jadi Pusat Perhatian
Selain perdebatan soal kamera, sidang juga menyoroti penyerahan laporan audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tim penasihat hukum Nadiem mengkritik cara jaksa menyerahkan dokumen tersebut yang menurut mereka baru dilakukan setelah terjadi perdebatan.
“Kami meminta agar prosedur penyerahan alat bukti dipatuhi sejak awal. Penyerahan laporan BPKP yang tertunda ini mempengaruhi hak terdakwa untuk menyiapkan pembelaan secara optimal,” ujar Ari. Pihak jaksa menegaskan bahwa semua prosedur dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan bertujuan menjaga keabsahan bukti.
Perdebatan soal alat bukti ini menunjukkan kompleksitas kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang tengah menjerat Nadiem. Publik dan pengamat hukum menyebut sidang kali ini penting untuk menilai transparansi dan profesionalisme proses hukum.
Hakim Tegaskan Disiplin Sidang
Ketua majelis hakim Purwanto S Abdullah menekankan pentingnya menjaga fokus sidang dan menegaskan kembali tata tertib persidangan. Ia meminta semua pihak untuk menghormati jalannya sidang agar materi pokok kasus tetap menjadi prioritas.
“Fokus kita tetap pada pokok perkara. Semua keberatan terkait kamera dan dokumentasi sudah dicatat, namun mari kembali ke inti persidangan agar proses hukum berjalan efektif,” ujar hakim. Majelis juga menegaskan bahwa sidang tetap berlangsung terbuka dan transparan untuk publik.
Sidang hari ini diakhiri dengan penyesuaian posisi kamera sesuai arahan majelis hakim. Persidangan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dan bukti di agenda berikutnya, yang diyakini menjadi babak penting dalam pembuktian kasus dugaan korupsi ini.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com

