VIRAL! Niat Bangunkan Sahur Berujung Petaka, Pikap Tiba-Tiba Dilalap Api!
Subuh berubah mencekam ketika pikap yang digunakan untuk bangunkan sahur tiba-tiba terbakar, menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Insiden tragis menimpa Siswoyo (44) saat membangunkan sahur warga Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Minggu (22/2/2026). Mobil pikap Daihatsu Espas beserta sistem suara yang dibawanya hangus terbakar. Peristiwa ini tak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga menjadi peringatan bagi masyarakat.
Dapatkan kabar penting, inspiratif, dan bermanfaat dari dalam dan luar negeri, eksklusif di VIEWNEWZ, teman setia menambah wawasan Anda.
Kronologi Kejadian Nahas
Insiden bermula saat Siswoyo sedang berkeliling membangunkan sahur di kampung halamannya menggunakan mobil pikap Daihatsu Espas. Pemilik kendaraan melengkapi mobil tersebut dengan sound system berisi empat buah speaker isian dan middle, serta menempatkan genset di bagian belakang bak mobil. Niat mulia Siswoyo berubah menjadi musibah yang tidak terduga.
Pada pukul 01.55 WIB, saat melintasi jalan menurun, Siswoyo tidak menyadari adanya bensin dari genset yang tumpah ke jalan. Bersamaan dengan itu, terjadi korsleting pada kabel di sekitar area tersebut. Percikan api dari korsleting kabel seketika menyambar tumpahan bensin, memicu api yang cepat membesar.
Api dengan cepat menjalar dan menyambar tangki bahan bakar kendaraan, menyebabkan mobil pikap tersebut terbakar habis. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 40 juta. Kerugian tersebut meliputi unit mobil pikap dan seluruh perangkat sound system yang hangus terbakar.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Penyebab Dan Dampak Kerugian
Kapolsek Watulimo, AKP Sunarto, menjelaskan bahwa kebakaran disebabkan tumpahan bensin dari genset dan korsleting kabel. Jalan menurun membuat bensin mengalir, sementara kabel bermasalah memperparah kondisi. Peristiwa ini menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin serta kehati-hatian dalam penggunaan peralatan listrik dan bahan bakar.
Kerugian materiil akibat kebakaran ini sangat signifikan, mencapai angka Rp 40 juta. Jumlah ini mencakup nilai mobil pikap Daihatsu Espas yang terbakar habis dan perangkat sound system yang tidak bisa diselamatkan. Angka ini menjadi duka mendalam bagi Siswoyo yang berniat baik namun harus menghadapi musibah.
Selain kerugian finansial, insiden ini juga menimbulkan dampak psikologis bagi Siswoyo dan masyarakat sekitar. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menjadi pelajaran berharga tentang risiko yang mungkin timbul dari kelalaian kecil. Kehati-hatian dan kepatuhan terhadap standar keselamatan menjadi sangat krusial dalam setiap aktivitas.
Baca Juga: Pulang Dari Thailand Mesti Bayar Rp 608.000, Apakah Wisatawan Akan Beralih ke Vietnam?
Imbauan Dan Aturan Terkait Ronda Sahur
AKP Sunarto mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan ronda keliling menggunakan sound system secara berlebihan. Imbauan ini bukan tanpa dasar, melainkan menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Trenggalek Nomor 223 Tahun 2026. Surat edaran tersebut berfokus pada peningkatan keimanan dan ketakwaan di kalangan masyarakat.
Pihak berwenang telah menyosialisasikan surat edaran tersebut secara luas kepada masyarakat. Intinya, masyarakat cukup melakukan kegiatan membangunkan sahur dengan menggunakan pengeras suara dari masjid. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan bersama selama bulan Ramadan.
Pihak kepolisian dan pemerintah daerah berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan ini demi mencegah terulangnya kejadian serupa. Dengan cara yang lebih sederhana dan aman, kita tetap dapat membangunkan sahur tanpa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan. Keselamatan warga adalah prioritas utama dalam setiap kegiatan keagamaan.
Pelajaran Penting Dari Tragedi
Tragedi terbakarnya pikap saat ronda sahur ini menjadi pengingat penting bagi kita semua. Kita harus sangat berhati-hati saat menggunakan bahan bakar dan perangkat listrik, terutama saat melakukan kegiatan di ruang publik. Sedikit kelalaian dapat berujung pada kerugian besar bahkan mengancam keselamatan jiwa.
Peristiwa ini juga menggarisbawahi pentingnya mematuhi peraturan dan imbauan dari pihak berwenang. Adanya surat edaran Bupati Trenggalek tentang tata cara membangunkan sahur bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kepatuhan terhadap aturan adalah bentuk tanggung jawab sosial kita.
Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat, khususnya di Trenggalek. Selalu iringi niat baik dengan tindakan bertanggung jawab dan perhatikan aspek keselamatan. Mari kita jaga diri dan lingkungan supaya kita terhindar dari musibah yang tidak diinginkan.
Dapatkan semua berita viral, trending, dan update terpanas, langsung di VIEWNEWZ, pusat informasi terkini hanya untuk Anda.
- Gambar Pertama dari: jatim.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari: mporatne.com

