Laut Merah Kembali Membara! Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi

Houthi Yaman mengklaim menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah saat konflik Timur Tengah memanas dan mengancam keamanan pelayaran internasional.

Laut Merah Kembali Membara! Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi

Houthi menyebut mereka menggunakan rudal dan drone untuk menyerang kapal tanker bernama Encelia dan Layla. Kelompok yang bersekutu dengan Iran itu mengklaim kedua kapal tersebut menjadi target karena dianggap melanggar keputusan blokade maritim yang mereka keluarkan terhadap Arab Saudi.

VIEWNEWZ akan mengulas perkembangan terbaru memanasnya Laut Merah setelah Houthi Yaman mengklaim menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi, serta dampaknya terhadap keamanan pelayaran dan pasokan energi dunia.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Houthi Klaim Serang Dua Kapal Tanker Minyak Saudi

Juru Bicara Militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan pihaknya menargetkan dua kapal tanker minyak Saudi menggunakan sejumlah senjata jarak jauh. Ia menyebut serangan itu melibatkan rudal balistik, rudal jelajah, serta drone.

Menurut Saree, serangan tersebut menyebabkan kebakaran pada kapal dan membuat sejumlah kapal lain mengubah jalur perjalanan. Ia juga mengklaim hampir sepuluh kapal memilih meninggalkan rute awal karena situasi keamanan yang memburuk di kawasan tersebut.

Sementara itu, Arab Saudi melalui media pemerintah Saudi Press Agency (SPA) membenarkan bahwa kapal Encelia terkena serangan. Pemerintah Saudi menyatakan seluruh awak kapal berhasil selamat dan tidak mengalami korban jiwa.

Arab Saudi mengecam aksi tersebut karena menganggap serangan terhadap kapal komersial membahayakan keselamatan pelayaran internasional.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Satu Kapal Dilaporkan Terbakar Usai Terkena Proyektil

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris atau UKMTO juga menerima laporan mengenai insiden terhadap sebuah kapal tanker minyak di Laut Merah. Kapten kapal melaporkan sebuah proyektil tidak dikenal menghantam kapal dan memicu kebakaran.

Awak kapal kemudian berusaha memadamkan api sambil menjaga kondisi kapal tetap aman. UKMTO terus memantau perkembangan situasi karena kawasan Laut Merah menjadi salah satu jalur perdagangan dunia yang rawan konflik.

Hingga kini, belum terdapat informasi lengkap mengenai kondisi kapal Layla yang disebut Houthi sebagai salah satu target serangan. Pihak berwenang masih mengumpulkan data terkait kronologi kejadian tersebut.

Baca Juga: Iran Keluarkan Ancaman Keras! Siap Bom Wilayah Sendiri Jika AS Nekat Lancarkan Operasi Darat

Konflik Lama Houthi dan Arab Saudi Kembali Memanas

Kelompok Houthi atau Gerakan Ansar Allah telah lama terlibat konflik dengan pemerintah Yaman yang mendapat dukungan koalisi pimpinan Arab Saudi. Konflik tersebut berlangsung selama lebih dari satu dekade dan melibatkan berbagai serangan militer.

Houthi baru-baru ini mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi sebagai bentuk balasan atas kebijakan yang mereka anggap merugikan wilayah kekuasaan mereka.

Kelompok tersebut menilai Arab Saudi telah melakukan tekanan ekonomi melalui pembatasan akses pelabuhan dan bandara. Namun Riyadh membantah tuduhan tersebut dan menyatakan mereka tidak melakukan pengepungan terhadap masyarakat Yaman.

Laut Merah Jadi Jalur Penting Perdagangan Minyak Dunia

Situasi di Laut Merah menjadi perhatian besar karena kawasan tersebut memiliki jalur strategis bernama Bab al-Mandeb. Selat sempit yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden itu menjadi rute penting bagi kapal pengangkut energi dan barang internasional.

Setiap tahun, jutaan barel minyak melewati jalur tersebut menuju berbagai negara. Gangguan keamanan di Bab al-Mandeb dapat memberikan dampak besar terhadap distribusi energi global.

Sebelumnya, Houthi juga pernah menyerang sejumlah kapal yang melintas di kawasan tersebut setelah perang Gaza berlangsung pada 2023. Serangan itu sempat mengganggu aktivitas pelayaran dan membuat beberapa perusahaan memilih menghindari rute Laut Merah.

Ancaman Gangguan Pasokan Energi Dunia Makin Nyata

Ketegangan terbaru membuat kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia kembali muncul. Arab Saudi sebelumnya berupaya menggunakan jalur Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb sebagai alternatif ketika jalur lain menghadapi gangguan.

Namun, ancaman serangan Houthi dapat menghambat rencana tersebut apabila situasi keamanan terus memburuk. Para pengamat menilai konflik di kawasan Timur Tengah memiliki risiko besar terhadap perdagangan energi global.

Dengan meningkatnya ketegangan antara berbagai pihak, dunia kini kembali memperhatikan perkembangan di Laut Merah. Setiap serangan baru berpotensi memberikan dampak terhadap harga energi, keamanan pelayaran, dan hubungan politik negara-negara di kawasan tersebut.

Similar Posts