Insiden Tabrakan Beruntun 50 Kendaraan Guncang Jepang
Tragedi kecelakaan beruntun yang melibatkan puluhan kendaraan di Prefektur Gunma, Jepang, pada penghujung tahun 2025 menjadi sorotan dunia.
Insiden mengerikan ini tidak hanya menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa, tetapi juga memicu pertanyaan tentang faktor-faktor pemicu di balik musibah berskala besar tersebut. Dibawah ini, VIEWNEWZ akan mengingatkan kita akan bahaya berkendara di kondisi cuaca ekstrem.
Horor Di Kan-etsu, Lebih Dari 50 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun Di Tengah Badai Salju
Jumat, 27 Desember 2025, menjadi hari kelabu bagi Prefektur Gunma, wilayah barat laut Tokyo, Jepang. Jalan Tol Kan-etsu, yang biasanya ramai lancar, mendadak berubah menjadi lokasi kejadian kecelakaan beruntun terparah, melibatkan lebih dari 50 kendaraan. Pukul 19.30 waktu setempat, kengerian menyelimuti ruas jalan tol di Minakami.
Akibat insiden dahsyat ini, satu nyawa melayang dan 26 orang lainnya menderita luka-luka. Lima di antara korban luka dilaporkan dalam kondisi serius, membutuhkan penanganan medis intensif. Peristiwa ini mengguncang warga setempat dan menimbulkan duka mendalam.
Dari laporan Kyodo News, area jalur keluar jalan tol menjadi titik fokus tabrakan beruntun ini. Pemandangan puluhan kendaraan yang ringsek dan berserakan memenuhi jalur tersebut menjadi saksi bisu betapa parahnya dampak kecelakaan. Kondisi ini membuat proses evakuasi dan penanganan korban menjadi sangat menantang.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Dugaan Penyebab, Salju Dan Jalan Licin Jadi Momok
Pihak kepolisian segera bergerak untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada kondisi jalan yang sangat licin akibat salju tebal yang turun. Permukaan jalan yang tertutup es dan salju membuat kendaraan sulit dikendalikan, memicu serangkaian tabrakan yang tak terhindarkan.
Pengemudi yang terjebak dalam insiden tersebut menceritakan kengerian yang mereka alami. Salah seorang pengemudi truk berusia 60-an tahun mengungkapkan bahwa truknya menabrak pembatas jalan setelah ia berusaha keras membanting setir untuk menghindari kendaraan di depannya. “Es itu menyulitkan saya untuk mengendalikan kemudi. Saya takut nyawa saya terancam,” ujarnya.
Tak hanya itu, sebanyak 17 kendaraan dilaporkan terbakar pasca-tabrakan, memperparah kerusakan dan menimbulkan kepulan asap tebal. Tragedi ini terjadi saat peringatan salju lebat memang sedang diberlakukan di wilayah tersebut, menegaskan peran krusial cuaca ekstrem dalam insiden ini.
Baca Juga: Pejabat Samosir Diduga Korupsi Bantuan Bencana Senilai Rp 1,5 Miliar!
Dampak Dan Penanganan, Korban, Penutupan Jalan, Dan Kerugian Material
Korban tewas dalam kecelakaan tragis ini adalah seorang wanita berusia sekitar 70 tahun. Sementara itu, 21 orang lainnya mengalami luka ringan, menambah daftar panjang korban yang harus mendapatkan perawatan. Jumlah korban menunjukkan skala besar dari dampak insiden ini.
Segera setelah kejadian, sebagian ruas Jalan Tol Kan-etsu terpaksa ditutup total untuk proses evakuasi korban, penanganan kendaraan yang ringsek, dan pembersihan lokasi. Penutupan ini tentu saja menimbulkan kemacetan parah dan mengganggu arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Kerugian material yang ditimbulkan akibat kecelakaan ini diperkirakan sangat besar, mengingat lebih dari 50 kendaraan terlibat, dan sebagian di antaranya terbakar habis. Proses identifikasi dan evakuasi kendaraan memakan waktu berjam-jam, menggambarkan kompleksitas penanganan pasca-kecelakaan.
Refleksi Dan Pembelajaran, Pentingnya Kewaspadaan Di Musim Dingin
Kecelakaan beruntun di Prefektur Gunma ini menjadi pengingat yang menyakitkan tentang pentingnya kewaspadaan ekstra saat berkendara di musim dingin. Kondisi jalan yang licin akibat salju dan es dapat mengurangi traksi ban secara drastis, meningkatkan risiko tergelincir dan tabrakan.
Edukasi dan sosialisasi mengenai teknik berkendara aman di tengah kondisi cuaca ekstrem menjadi sangat vital. Pengemudi perlu memahami cara mengantisipasi jalan licin, menjaga jarak aman, serta menggunakan perlengkapan kendaraan yang sesuai untuk musim dingin, seperti ban salju.
Peristiwa ini juga menyoroti peran penting pihak berwenang dalam memberikan peringatan dini cuaca ekstrem dan memastikan kondisi jalan seaman mungkin. Koordinasi antara kepolisian, tim penyelamat, dan pihak pengelola jalan tol sangat diperlukan untuk memitigasi risiko dan memberikan respons cepat saat terjadi insiden.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
- Gambar Pertama dari kompas.com
- Gambar Kedua dari jabar.antaranews.com

