Heboh! 3 Kapal Perang Rusia Masuk Perairan Jakarta, Simak Faktanya!

Tiga kapal perang Rusia masuk perairan Jakarta, bikin heboh publik, menimbulkan rasa penasaran sekaligus sorotan media tentang kunjungan militer.

3 Kapal Perang Rusia Masuk Perairan Jakarta

Kedatangan tiga raksasa baja Rusia yang mengiris ombak Samudra Hindia ke Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (29/3/2026), bikin Jakarta bergetar heboh! Armada Pasifik ini bukan invasi ala film Hollywood, melainkan tamu VIP diplomasi maritim RI-Rusia. TNI AL sambut megah, netizen ramai foto selfie, spekulasi liar pun sirna.

Dapatkan kabar penting, inspiratif, dan bermanfaat dari dalam dan luar negeri, eksklusif di VIEWNEWZ, teman setia menambah wawasan Anda.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Kedatangan Armada Raksasa

Bayangkan pemandangan epik, korvet RFS Gromky memimpin, diikuti kapal selam “hantu laut” RFS Petropavlovsk-Kamchatsky, dan kapal tunda Andrey Stefanov bersandar megah di Dermaga IKT ex-Presiden Tanjung Priok. Upacara hormat bendera berkibar dramatis, Wakil Komandan Kodaeral III Brigjen TNI (Mar) Dian Suryansyah wakili Laksamana Muda Uki Prasetia.

Sirene pelabuhan menggema, 200 taruna Rusia berbaris rapi turun kapal dengan seragam mengilap. Kunjungan 29 Maret-2 April jadi pesta maritim terbesar tahun ini. Tak ada insiden, hanya senyum ramah dan jabat tangan erat antarprajurit.

Jakarta Utara macet pelabuhan, warga berebut spot foto “selfie kapal perang”. Media sosial meledak #RussianNavyJakarta, dari spekulasi perang sampai meme lucu Putin naik kapal selam. Realitas? Protokol militer sempurna.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Spesifikasi Senjata Mematikan

Korvet RFS Gromky (Steregushchy-class) panjang 102m seperti gedung 30 lantai terapung, ngebut 29 knot, rudal Kalibr hantam target 300km, meriam AK-176 ledakkan kapal musuh, helikopter Ka-27 buru kapal selam. Anti-rudal canggih, raja laut independen!

Kapal selam RFS Petropavlovsk-Kamchatsky (Project 636.3 Varshavyanka) “NATO panggil Black Hole” karena super senyap, panjang 74m, bawa torpedo 533mm + Kalibr rudal jelajah. Bawah air 20 knot, musuh tak tahu ditenggelamkan dari kegelapan Samudra Hindia.

Kapal tunda Andrey Stefanov (82m) kuat tarik 70 ton, penyelamat kapal selam terperangkap, logistik andal. Ketiganya wakili kekuatan mematikan Armada Pasifik Rusia, demo teknologi ke TNI AL sambil pamer otot damai.

Baca Juga: Viral! Trump Bilang AS Akan Keluar dari Iran dalam 3 Pekan, Ada Apa di Baliknya?

Agenda Pesta Militer Megah

 Agenda Pesta Militer Megah

Komandan Gromky, Kapten 2 Evgeny Sorokin, langsung melakukan courtesy call ke pejabat TNI AL. Mereka berdiskusi strategi laut sambil menikmati teh Rusia. Latihan Orruda bersama TNI AL menjadi sorotan utama, dengan simulasi tempur gabungan yang bikin laut bergemuruh dan menunjukkan koordinasi kedua angkatan laut.

Pesta olahraga antarprajurit juga meriah, mulai dari sepak bola di Pantai Indah Kapuk, voli pantai, hingga lomba lari 5K. Deck reception malam berbintang di Gromky menambah keakraban, disertai city tour ke Monas dan Bundaran HI. Para prajurit Rusia antusias berfoto selfie dengan latar Jakarta yang ikonik.

Open ship pada 31 Maret–1 April terbuka untuk umum, ribuan warga berkesempatan naik kapal selam sempit, mencoba periskop, dan foto dengan rudal Kalibr. Demo alutsista Rusia serta Passing Exercise (PASSEX) dramatis di Selat Sunda menutup kunjungan seperti adegan film action, meninggalkan kesan mendalam bagi publik.

Diplomasi Yang Guncang Indo-Pasifik

Kunjungan ini melanjutkan latihan bilateral sebelumnya, dengan Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul menegaskan, “Komitmen RI-Rusia tak tergoyahkan!” Kegiatan ini bukan ancaman ke China atau AS, melainkan simbol netralitas Indonesia di tengah gejolak Laut Cina Selatan.

Dubes Rusia Sergei Tolchenov menambahkan, “Kemitraan militer transparan, publik juga bisa melihat kapal kami!” Netizen bereaksi beragam, dari kagum hingga khawatir. TNI AL memanfaatkan kesempatan untuk transfer ilmu, termasuk teknologi anti-kapal selam canggih.

Dampak jangka panjang cukup signifikan, TNI AL naik kelas interoperabilitas, Rusia membuka peluang ekspor alutsista. Di era Trump 2.0, diplomasi maritim ini jadi kartu penting Indonesia di Indo-Pasifik, tetap heboh tapi damai.

Dapatkan semua berita viral, trending, dan update terpanas, langsung di VIEWNEWZ, pusat informasi terkini hanya untuk Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari: internasional.kompas.com
  • Gambar Kedua dari: berita.rri.co.id

Similar Posts