Uang Rakyat Rp17 Ribu Triliun di Tangan Danantara, Prabowo Beri Peringatan Keras: Jangan Bocor!
Presiden Prabowo Subianto mengungkap nilai besar kekayaan negara yang kini masuk dalam pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Nilainya mencapai USD 17 ribu triliun dan langsung menjadi sorotan publik. Prabowo menyampaikan pesan khusus kepada Kepala BP BUMN sekaligus Wakil Kepala Danantara, Dony Oskaria. Ia meminta seluruh jajaran Danantara menjaga kepercayaan masyarakat dalam mengelola aset besar tersebut. Simak ulasan lengkapnya dari VIEWNEWZ.
Prabowo Bongkar Nilai Fantastis Aset yang Dikelola Danantara
Dalam acara panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, Prabowo memperkenalkan sejumlah tokoh yang hadir. Salah satunya yaitu Dony Oskaria yang memiliki peran penting dalam pengelolaan BUMN dan Danantara.
Prabowo kemudian menjelaskan fungsi Danantara kepada masyarakat. Menurutnya, lembaga tersebut bertugas mengelola kekayaan bangsa agar mampu memberikan manfaat bagi generasi masa depan.
Ia menjelaskan bahwa nama Danantara memiliki makna khusus. Kata “Daya” menggambarkan kekuatan, sedangkan “Anagata” memiliki arti masa depan. Prabowo berharap lembaga tersebut mampu membawa energi baru dalam mengelola aset negara.
Presiden menilai Danantara memiliki tanggung jawab besar karena lembaga ini mengurus kekayaan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Ribuan BUMN Masuk Dalam Lingkup Pengelolaan Danantara
Prabowo menyebut Danantara mengelola sekitar 1.040 perusahaan BUMN dengan nilai aset yang sangat besar. Ia menyampaikan angka tersebut saat memberikan sambutan di hadapan masyarakat Kebumen.
Menurut Prabowo, jumlah aset yang mencapai USD 17 ribu triliun membutuhkan pengelolaan yang serius. Ia meminta Dony Oskaria bersama seluruh tim bekerja secara profesional agar kekayaan tersebut menghasilkan manfaat maksimal.
Besarnya nilai aset membuat Danantara memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional. Lembaga ini berpotensi menjadi salah satu penggerak investasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Namun, Prabowo mengingatkan bahwa nilai besar juga membawa tanggung jawab besar. Setiap keputusan harus memperhatikan kepentingan rakyat sebagai pemilik manfaat utama.
Baca Juga: KTT NATO Berujung Ricuh! Turki Tahan 100 Demonstran, Situasi Mendadak Kacau
Prabowo Beri Peringatan Keras: Jangan Sampai Uang Rakyat Bocor
Prabowo secara langsung memberikan pesan kepada Dony Oskaria agar menjaga aset yang berada dalam pengelolaan Danantara. Ia meminta seluruh pihak memastikan tidak ada dana yang hilang atau tersalahgunakan.
“Jangan bocor, jangan menguap uang itu, uang rakyat itu,” kata Prabowo saat menyampaikan pesannya.
Pernyataan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan kekayaan negara. Prabowo ingin masyarakat melihat bahwa aset besar tersebut mendapat pengawasan yang serius.
Menurutnya, setiap rupiah yang berasal dari kekayaan negara harus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Danantara Diproyeksikan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah berharap Danantara mampu meningkatkan kinerja perusahaan milik negara. Dengan strategi investasi yang tepat, aset BUMN dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi ekonomi nasional.
Danantara juga memiliki peluang untuk mendorong berbagai sektor usaha agar lebih kompetitif. Pengelolaan profesional dapat membuka peluang investasi baru dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.
Meski memiliki potensi besar, Danantara tetap menghadapi tantangan dalam menjaga tata kelola. Lembaga ini membutuhkan sistem pengawasan yang kuat agar setiap langkah berjalan sesuai aturan.
Keterbukaan informasi juga menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan aset negara.
Publik Menanti Bukti Nyata Pengelolaan Kekayaan Negara
Pernyataan Prabowo mengenai Danantara memunculkan harapan sekaligus perhatian dari masyarakat. Publik ingin melihat bagaimana lembaga tersebut mengelola aset besar yang membawa nama kepentingan rakyat.
Keberhasilan Danantara tidak hanya terlihat dari besarnya jumlah aset yang mereka kelola. Masyarakat juga akan menilai manfaat nyata yang muncul dari berbagai keputusan investasi lembaga tersebut.
Jika Danantara mampu bekerja secara transparan dan profesional, lembaga ini dapat menjadi instrumen penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia.
Pada akhirnya, pesan Prabowo menjadi pengingat bahwa kekayaan negara merupakan amanah besar. Pengelolaannya harus mengutamakan kepentingan rakyat dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
