KRL Serpong Sempat Gangguan, Penumpang Panik Kini Situasi Aman
KRL Commuter Line sempat mengalami gangguan operasional di Stasiun Serpong, Tangerang Selatan, Selasa pagi (18/2/2026), menyebabkan antrean panjang.
Penumpang menunggu lebih lama dari biasanya akibat masalah teknis pada sistem sinyal. Petugas stasiun sigap mengatur antrean dan mengarahkan penumpang ke KRL yang datang bertahap. Kini, situasi telah aman dan penumpang kembali dapat naik kereta dengan lancar, sementara PT KCI memastikan perbaikan teknis agar gangguan serupa tidak terjadi lagi.
Dapatkan kabar politik terbaru dan terpopuler setiap hari, lengkap dengan berita viral, hanya di VIEWNEWZ.
Gangguan KRL Picu Penumpukan Penumpang di Stasiun Serpong
KRL Commuter Line sempat mengalami gangguan operasional pada Selasa pagi, 18 Februari 2026, yang menyebabkan penumpukan penumpang di Stasiun Serpong, Tangerang Selatan. Gangguan ini terjadi pada jam sibuk antara pukul 07.00 hingga 08.30 WIB, sehingga beberapa penumpang terpaksa menunggu di peron lebih lama dari biasanya.
Sejumlah penumpang mengaku terkejut karena antrean di peron semakin panjang. “Biasanya saya hanya menunggu 5 menit, tadi harus menunggu hampir 20 menit karena KRL tertunda,” ujar salah satu penumpang, Rina Setiawan (28). Kondisi ini memicu kepadatan di area peron dan membuat sebagian penumpang khawatir soal keselamatan.
Petugas stasiun segera melakukan koordinasi untuk menenangkan penumpang dan memastikan keamanan di peron. Mereka mengatur antrean serta memberikan informasi melalui pengeras suara agar penumpang tetap sabar menunggu. Penumpang pun akhirnya mulai diarahkan ke KRL yang datang secara bertahap.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Alasan KRL Terlambat Pagi Ini
Pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menjelaskan bahwa gangguan terjadi akibat masalah teknis pada sistem sinyal di jalur Serpong Rangkasbitung. Sistem sinyal yang terganggu menyebabkan KRL harus berjalan lebih lambat untuk menjaga jarak aman antar kereta.
“Kami memohon maaf kepada para penumpang atas keterlambatan ini. Tim teknisi segera melakukan perbaikan agar operasi KRL kembali normal,” ujar Hendra Gunawan, Manajer Operasional PT KCI, melalui keterangan resmi. Gangguan teknis ini berdampak pada beberapa perjalanan, terutama yang melalui Stasiun Serpong.
Selain perbaikan sistem, operator juga menyiagakan staf tambahan di peron untuk mengatur alur naik-turun penumpang. Langkah ini diambil agar antrean tetap tertib dan kepadatan tidak membahayakan keselamatan penumpang.
Baca Juga: Putra Mahkota Libya Saif al-Islam Gaddafi Ditembak Penyerang Misterius
Penumpukan Penumpang Berangsur Terurai
Setelah sekitar satu jam, kondisi di Stasiun Serpong mulai membaik. KRL yang datang bertahap berhasil mengangkut penumpang, sehingga antrean panjang perlahan terurai. Petugas stasiun terus memantau pergerakan penumpang untuk memastikan situasi tetap aman.
Sejumlah penumpang menyampaikan rasa lega karena pelayanan kembali normal. “Awalnya panik karena banyak orang di peron, tapi petugas sigap dan KRL mulai datang, akhirnya semuanya bisa naik dengan aman,” kata Rizal (34), salah satu commuter yang rutin menggunakan rute Serpong–Jakarta.
Pihak PT KCI menekankan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Mereka memastikan penumpang tetap tenang, tetap berada di area aman, dan tidak melakukan dorong-mendorong selama proses naik-turun kereta.
Langkah KCI Cegah Gangguan KRL Lagi
PT KCI berencana meningkatkan sistem perawatan dan pengecekan rutin untuk mencegah gangguan teknis serupa terjadi di masa depan. Perusahaan juga menyiapkan tim tanggap cepat yang bisa segera memperbaiki kerusakan sistem sinyal agar tidak mengganggu perjalanan commuter.
Selain itu, operator kereta mengimbau penumpang untuk tetap memantau informasi jadwal melalui aplikasi resmi KCI dan media sosial agar dapat mengantisipasi keterlambatan. Edukasi penumpang mengenai keselamatan di peron juga terus ditingkatkan, terutama saat jam sibuk.
“Gangguan ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan penumpang. Kami berharap commuter tetap sabar dan selalu mengikuti petunjuk petugas di stasiun,” pungkas Hendra.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari megapolitan.kompas.com

