Sindikat Meterai Palsu Terbongkar! 16 Orang Jadi Tersangka, Modusnya Terungkap
Polda Metro Jaya bersama Ditjen Pajak membongkar sindikat produksi dan penjualan meterai palsu di sejumlah wilayah, 16 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat dan sejumlah laporan polisi yang masuk ke Polda Metro Jaya. Penyidik kemudian menelusuri aktivitas jaringan hingga menemukan lokasi produksi dan jalur distribusi meterai ilegal di beberapa wilayah. Simak ulasan lengkapnya dari VIEWNEWZ.
Polisi Bongkar Jaringan Meterai Palsu
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan pihaknya bersama Ditjen Pajak berhasil mengungkap sindikat yang menjalankan produksi sekaligus penjualan meterai palsu.
Informasi awal dari masyarakat menjadi petunjuk penting bagi penyidik. Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat serta bagaimana jaringan tersebut menjalankan aktivitasnya.
Penindakan berlangsung pada Juni hingga awal Juli 2026. Petugas bergerak ke sejumlah lokasi yang tersebar di beberapa daerah untuk menghentikan aktivitas jaringan tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
16 Orang Jadi Tersangka dalam Kasus Ini
Dari rangkaian penindakan, polisi menetapkan 16 orang sebagai tersangka. Mereka memiliki peran yang berbeda dalam menjalankan bisnis meterai ilegal tersebut.
Para tersangka berinisial B, RC, M, TA, RTP, IA, F, H, RH, MIF, SNM, U, FF, NSA, P, dan MO. Penyidik masih mendalami hubungan dan tugas masing-masing orang dalam jaringan tersebut.
Perbedaan peran menjadi bagian penting dalam penyidikan karena jaringan semacam ini tidak hanya membutuhkan orang untuk memproduksi barang. Ada pula pihak yang dapat berperan dalam menyiapkan bahan, mengoperasikan peralatan, menyimpan produk, hingga mendistribusikannya kepada pembeli.
Baca Juga: Diserang Iran, Pentagon Malah Mau Tarik Pasukan AS dari Timur Tengah, Tanda Menyerah?
Jaringannya Menyebar ke Sejumlah Wilayah
Sindikat tersebut tidak menjalankan aktivitasnya hanya di satu daerah. Polisi menemukan keterkaitan jaringan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera Utara.
Persebaran lokasi membuat penyidik harus menelusuri jalur produksi dan distribusi secara lebih luas. Setiap wilayah dapat memiliki fungsi berbeda dalam rangkaian kegiatan sindikat.
Kerja sama antara Polda Metro Jaya dan Ditjen Pajak juga membantu proses pengungkapan. Aparat kepolisian menangani aspek pidana, sedangkan Ditjen Pajak memiliki peran penting dalam mengidentifikasi meterai serta dampaknya terhadap penerimaan negara.
Mesin Jahit hingga Mesin Poly Ikut Disita
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aktivitas produksi. Petugas menemukan berbagai peralatan yang membantu sindikat membuat meterai palsu dalam jumlah besar.
Salah satu alat yang menarik perhatian adalah mesin jahit. Pelaku memanfaatkan peralatan tersebut untuk membuat lubang pada kertas dengan cara tertentu. Polisi juga menemukan mesin poly yang ikut mendukung proses produksi.
Selain peralatan, petugas mengamankan sejumlah meterai palsu sebagai barang bukti. Temuan tersebut membantu penyidik menghubungkan peralatan produksi dengan produk yang beredar di lapangan.
Polisi Dalami Peran dan Jalur Penjualan
Setelah menetapkan 16 tersangka, penyidik masih memiliki pekerjaan untuk mengurai seluruh jaringan. Polisi perlu memastikan bagaimana para pelaku mendapatkan bahan baku, memproduksi meterai, serta memasarkannya kepada konsumen.
Jalur penjualan juga menjadi perhatian karena produk ilegal dapat menyebar dengan cepat ketika pelaku memanfaatkan berbagai saluran distribusi. Penyidik akan mencocokkan keterangan para tersangka dengan barang bukti yang mereka temukan selama operasi.
Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih teliti saat memperoleh meterai. Produk yang tampak seperti meterai resmi belum tentu berasal dari jalur yang sah.
Dengan jaringan yang melibatkan banyak orang dan beberapa wilayah, aparat masih terus mengembangkan perkara untuk mengetahui sejauh mana aktivitas sindikat tersebut berjalan. Polisi juga akan menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan produksi maupun penjualan meterai palsu.
