Tragis! Bocah 12 Tahun Tewas Dengan Luka Bakar Misterius, Diduga Disiksa Ibu Tiri!

Sukabumi dikejutkan kematian bocah 12 tahun, tubuhnya penuh luka bakar, diduga menjadi korban penganiayaan ibu tiri.

Bocah 12 Tahun Tewas Dengan Luka Bakar Disiksa Ibu Tiri

Kabar duka menyelimuti Sukabumi setelah bocah laki-laki 12 tahun berinisial NS meninggal dengan luka bakar di tubuhnya. Kejadian tragis ini memicu dugaan penganiayaan ibu tiri, menimbulkan kekhawatiran dan seruan keadilan di masyarakat. Kasus ini kini diselidiki secara mendalam untuk mengungkap kebenarannya.

Dapatkan kabar penting, inspiratif, dan bermanfaat dari dalam dan luar negeri, eksklusif di VIEWNEWZ, teman setia menambah wawasan Anda.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Kematian Misterius Dan Kecurigaan Ayah Korban

NS, bocah 12 tahun asal Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia dengan luka bakar serius di beberapa bagian tubuhnya. Dugaan awal menyebut ibu tirinya melakukan penganiayaan tersebut. Berita ini dengan cepat menjadi viral setelah sebuah video yang menunjukkan korban mendapatkan penanganan medis di RSUD Jampang Kulon tersebar di media sosial.

Ayah korban, Anwar Satibi, sangat curiga terhadap kematian anaknya. Ia menyatakan keinginannya agar tim medis segera mengautopsi jenazah NS untuk memastikan penyebab kematian dan mengungkap ada atau tidaknya penganiayaan. Dugaan kuat menyebut seseorang menyiramkan air panas ke tubuh korban, sehingga menambah misteri di balik kejadian ini.

Anwar menduga istrinya, yang merupakan ibu tiri NS, terlibat dalam penganiayaan tersebut. Untuk mendapatkan kejelasan dan keadilan bagi putranya, ia bersikeras agar proses autopsi segera dilakukan. Harapannya, hasil autopsi dapat memberikan jawaban pasti mengenai penyebab kematian NS.

Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL

apk shotsgoal  

Hasil Pemeriksaan Awal Dan Proses Autopsi

Kepala RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi, Kombes dr. Carles Siagian, menyampaikan hasil pemeriksaan awal menunjukkan luka bakar yang cukup luas di beberapa bagian tubuh korban, termasuk lengan, kaki, punggung, serta area bibir dan hidung. Selain itu, paru-paru korban juga dilaporkan sedikit membengkak, menambah kompleksitas kasus ini.

Meski demikian, dokter forensik belum dapat menyimpulkan apakah penganiayaan menyebabkan luka-luka tersebut dan belum menentukan penyebab pasti kematian NS. Untuk memperoleh informasi lebih akurat, tim medis mengambil sejumlah sampel organ tubuh, seperti jantung dan paru-paru.

Sampel-sampel tersebut telah dikirim ke Jakarta untuk analisis lebih mendalam, termasuk pemeriksaan kemungkinan adanya zat-zat lain di tubuh korban. Pihak berwenang berharap hasil pemeriksaan lanjutan ini dapat memberikan petunjuk penting untuk mengungkap penyebab kematian dan kejelasan kasus ini.

Baca Juga: Serangan Brutal di Nigeria Barat Laut: Puluhan Tewas, Wanita Dan Anak-Anak Diculik

Riwayat Kekerasan Dan Kejanggalan Peristiwa

 Riwayat Kekerasan Dan Kejanggalan Peristiwa

Anwar mengungkapkan bahwa peristiwa tragis ini terjadi saat ia sedang bekerja di Kota Sukabumi selama dua hari. Ia menerima telepon dari istrinya yang mengabarkan bahwa kondisi NS sakit parah pada malam pertama Ramadan. Ketika kembali ke rumah, Anwar terkejut melihat kondisi anaknya yang sudah jauh berbeda dari saat ia berangkat kerja.

Anwar juga mengungkapkan bahwa ibu tiri NS diduga sudah berulang kali menganiayanya. Setahun sebelumnya, saat NS masih duduk di bangku kelas 6 SD, keluarga sempat melaporkan insiden serupa itu kepada polisi. Saat itu, ibu tiri korban memohon ampun dan berjanji akan berubah.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dan perlindungan terhadap NS. Dengan riwayat kekerasan sebelumnya, muncul kekhawatiran mengapa kejadian serupa bisa terulang hingga berujung pada kematian. Hal ini memperkuat dugaan adanya pola kekerasan yang terjadi pada korban.

Menuntut Keadilan Dan Perlindungan Anak

Kematian NS menjadi pengingat tragis akan pentingnya perlindungan anak dari kekerasan dalam rumah tangga. Penyidik harus menyelidiki kasus ini secara transparan dan tuntas untuk memastikan semua pihak yang bertanggung jawab mempertanggungjawabkan perbuatannya. Masyarakat menantikan keadilan bagi NS.

Keluarga korban, khususnya Anwar, mendesak pihak berwenang segera melakukan autopsi dan mengumumkan hasilnya secara transparan. Keinginan Anwar untuk mencari kebenaran adalah langkah krusial dalam memastikan kasus ini tidak luput dari perhatian hukum.

Peristiwa ini juga menyoroti peran penting lingkungan sekitar dan lembaga terkait dalam melaporkan serta menindaklanjuti dugaan kekerasan anak. Setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan, dan kasus NS harus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

Dapatkan semua berita viral, trending, dan update terpanas, langsung di VIEWNEWZ, pusat informasi terkini hanya untuk Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari: mureks.co.id
  • Gambar Kedua dari: metrotvnews.com

Similar Posts