Beda Dengan Indonesia! India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun
Setelah menahan harga BBM selama empat tahun, pemerintah India akhirnya memutuskan kenaikan yang langsung memicu perhatian masyarakat luas.
India resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir pada Jumat (15/5/2026). Langkah ini diambil di tengah lonjakan harga minyak mentah global dan tekanan inflasi yang semakin mengkhawatirkan ekonomi negara tersebut.
Dapatkan kabar penting, inspiratif, dan bermanfaat dari dalam dan luar negeri, eksklusif diĀ VIEWNEWZ, teman setia menambah wawasan Anda.
Kenaikan Pertama Dalam 4 Tahun
Pemerintah India mengumumkan kenaikan harga bensin dan solar pada hari Jumat, 15 Mei 2026, setelah hampir empat tahun menahan diri dari penyesuaian harga BBM. Kebijakan ini menandai berakhirnya periode stagnan harga BBM yang sempat menjadi andalan pemerintah untuk meredam inflasi domestik.
Kenaikan ini terjadi di saat banyak negara Asia, termasuk Indonesia, masih mempertahankan subsidi atau kontrol ketat terhadap harga BBM. India memilih untuk menyesuaikan harga pasar global karena mengakui bahwa subsidi BBM yang terlalu lama justru membebani anggaran negara.
Langkah ini diambil setelah pemerintah India berulang kali menolak tekanan untuk menaikkan harga meskipun terjadi peningkatan biaya impor minyak mentah. Konsistensi penjagaan harga selama empat tahun akhirnya tidak dapat dipertahankan lagi di tengah volatilitas pasar energi global.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Penyebab Kenaikan Harga
Lonjakan harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan gangguan pasokan dari Selat Hormuz memicu kenaikan harga BBM di India. Kondisi ini secara signifikan meningkatkan biaya impor minyak mentah yang India butuhkan dalam beberapa bulan terakhir.
Di sisi lain, permintaan energi domestik India juga terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi yang pesat. Kombinasi antara naiknya biaya impor dan meningkatnya konsumsi dalam negeri menciptakan tekanan ganda yang tidak dapat ditanggung lagi oleh anggaran subsidi negara.
Pemerintah India juga menghadapi tantangan inflasi yang terus meroket, sehingga mereka memerlukan kebijakan fiskal yang lebih ketat. Pemerintah menilai kenaikan harga BBM sebagai langkah yang tidak dapat mereka hindari untuk menjaga stabilitas makroekonomi jangka panjang.
Baca Juga:Ā Sidang Korupsi Panas! Nadiem Dituntut 27 Tahun dan Denda Rp5,6 Triliun, Netizen: Harvey Moeis Apa Kabar?
Perbedaan Dengan Indonesia
Berbeda dengan India yang akhirnya menaikkan harga BBM, Indonesia masih mempertahankan sistem pengaturan harga BBM melalui program subsidi dan mekanisme harga eceran tertinggi (HET). Pemerintah Indonesia hingga Mei 2026 masih berkomitmen menjaga keterjangkauan BBM bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.
Cadangan devisa dan cadangan minyak mentah yang melimpah membuat Indonesia mampu menahan fluktuasi harga internasional untuk sementara waktu, berbeda dengan India. Selain itu, Indonesia juga memiliki operator BBM nasional** yang lebih kuat dalam mengelola pasokan domestik.
Namun, tekanan terhadap anggaran subsidi Indonesia juga mulai terasa seiring melonjaknya harga minyak dunia. Pakar ekonomi mengingatkan bahwa Indonesia juga harus bersiap menghadapi kemungkinan penyesuaian harga BBM jika ketegangan geopolitik global semakin berkepanjangan.
Dampak Bagi Masyarakat India
Masyarakat India, terutama kaum pekerja dan pelaku usaha transportasi yang mengandalkan bahan bakar, langsung merasakan dampak kenaikan harga BBM. Pengamat memperkirakan harga bensin di New Delhi naik sekitar 9-10 persen dari harga sebelumnya, sementara harga solar naik sekitar 8 persen.
Protes kecil mulai muncul di beberapa kota besar India, meskipun tidak sehebat protes nasional yang terjadi pada 2018 lalu ketika harga BBM sempat naik drastis. Pemerintah India berjanji akan memberikan kompensasi berupa bantuan tunai bagi kelompok masyarakat paling terdampak.
Dalam jangka panjang, Pemerintah India mengharapkan kenaikan harga BBM dapat mendorong efisiensi energi dan peralihan ke kendaraan listrik yang sedang mereka gencarkan. Langkah ini sejalan dengan komitmen India untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mencapai net zero emission pada 2070.
Dapatkan semua berita viral, trending, dan update terpanas, langsung diĀ VIEWNEWZ, pusat informasi terkini hanya untuk Anda.
- Gambar Pertama dari liputan6.com
- Gambar Kedua dari money.kompas.com
