Mojtaba Bikin Kejutan! Mohsen Rezaei Dipilih Jadi Tangan Kanannya di Badan Keamanan Iran
Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei membuat langkah yang menarik perhatian setelah menunjuk Mohsen Rezaei sebagai perwakilannya di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi atau Supreme National Security Council (SNSC).
Keputusan ini menempatkan tokoh senior militer dan politik tersebut pada posisi strategis dalam urusan keamanan nasional Iran. Penunjukan Rezaei berlangsung ketika hubungan Iran dengan Amerika Serikat masih berada dalam situasi tegang.
Karena itu, keputusan tersebut langsung mendapat sorotan, terutama karena Rezaei memiliki pengalaman panjang dalam dunia militer, pemerintahan, dan kebijakan strategis Iran. Simak ulasan lengkapnya dari VIEWNEWZ.
Mojtaba Pilih Tokoh Senior untuk Posisi Strategis
Ayatollah Mojtaba Khamenei menetapkan Rezaei sebagai wakilnya di SNSC melalui sebuah dekret yang terbit pada Minggu. Dalam keputusan tersebut, pengalaman Rezaei menjadi salah satu pertimbangan utama.
Rezaei memiliki rekam jejak panjang sejak era Perang Iran-Irak pada 1980-an. Saat itu, ia termasuk salah satu komandan militer yang berperan dalam periode yang Iran kenal sebagai “Pertahanan Suci”. Pengalaman tersebut membuatnya memahami langsung berbagai persoalan pertahanan dan keamanan yang dihadapi negaranya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Rezaei Langsung Dapat Jabatan Penting di SNSC
Setelah keputusan dari Pemimpin Revolusi, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menunjuk Rezaei sebagai sekretaris baru SNSC. Juru bicara Kantor Presiden Iran, Mehdi Tabatabaei, mengumumkan keputusan tersebut.
Rezaei menggantikan Mohammad Bagher Zolqadr yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai sekretaris SNSC sejak Maret. Pergantian ini membuat Rezaei kini memiliki peran ganda yang cukup penting dalam struktur keamanan Iran.
Sementara itu, Zolqadr mendapat tugas baru setelah Ayatollah Khamenei menunjuknya sebagai penasihat politik. Khamenei juga menyampaikan penghargaan atas kerja keras Zolqadr selama menjalankan tugasnya di SNSC.
Baca Juga: Situasi Kolombia Makin Ngeri Usai Presiden Baru Dilantik, Apa yang Terjadi?
Siapa Mohsen Rezaei?
Nama Mohsen Rezaei sudah lama dikenal dalam lingkaran politik dan militer Iran. Ia pernah memimpin Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC dan menjadi salah satu figur berpengaruh dalam perjalanan politik Iran selama beberapa dekade.
Rezaei juga memiliki pengalaman di bidang pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai sekretaris sekaligus anggota Dewan Penentu Kebijakan atau Expediency Discernment Council. Selain itu, Presiden Ebrahim Raeisi pernah mempercayakannya sebagai wakil presiden bidang ekonomi.
Belum lama ini, Ayatollah Khamenei juga menunjuk Rezaei sebagai penasihat militer senior. Penunjukan terbaru di SNSC semakin memperkuat posisi strategisnya dalam lingkaran pengambilan keputusan Iran.
Hubungan Iran dan AS Masih Memanas
Keputusan tersebut muncul ketika hubungan Tehran dan Washington masih menghadapi tekanan. Kedua negara masih berhadapan dengan berbagai persoalan terkait konflik, keamanan regional, serta jalur perdagangan strategis di kawasan.
Iran dan Oman juga tengah membahas pengelolaan Selat Hormuz, salah satu jalur laut paling penting bagi perdagangan energi dunia. Pemerintah Iran menegaskan bahwa campur tangan Amerika Serikat di kawasan tersebut harus berakhir.
Situasi ini membuat posisi SNSC semakin penting. Dewan tersebut menjadi salah satu forum utama Iran dalam menentukan arah kebijakan keamanan nasional, terutama ketika ancaman dari luar negeri meningkat.
Rezaei Beri Peringatan Keras kepada AS
Rezaei sebelumnya sudah menunjukkan sikap tegas terhadap kebijakan Washington. Dalam unggahan di media sosial X pekan lalu, ia memperingatkan bahwa blokade yang disebut ilegal oleh Iran dapat membawa risiko serius bagi kapal dan pasukan Amerika Serikat.
Peringatan tersebut menunjukkan bahwa Rezaei tidak hanya memiliki pengalaman di bidang militer, tetapi juga aktif menyampaikan pandangan mengenai situasi keamanan regional. Kini, dengan posisinya di SNSC, setiap langkah dan pernyataannya berpotensi mendapat perhatian lebih besar.
Penunjukan Rezaei sekaligus memperlihatkan kepercayaan besar Mojtaba Khamenei terhadap pengalaman tokoh tersebut. Dengan ketegangan Iran dan Amerika Serikat yang belum mereda, peran Rezaei di SNSC diperkirakan menjadi salah satu bagian penting dalam arah kebijakan keamanan Tehran ke depan.
