SBY Jadi Penengah Saat Thailand-Kamboja Ribut Pada Tahun 2011
Peran Susilo Bambang Yudhoyono sebagai penengah konflik Thailand-Kamboja pada tahun 2011 menunjukkan kepemimpinan diplomatik Indonesia dan ASEAN dalam menyelesaikan sengketa regional secara damai.

Selama masa jabatannya sebagai Ketua ASEAN, SBY melakukan mediasi guna meredakan ketegangan yang sudah berlangsung lama di perbatasan kedua negara tersebut. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran VIEWNEWZ.
Konflik Thailand-Kamboja 2011
Konflik antara Thailand dan Kamboja bukanlah peristiwa baru; sejarah panjang sengketa perbatasan antara kedua negara ini telah banyak menimbulkan ketegangan.
Pada tahun 2011, kontak tembak kembali meletus di sepanjang perbatasan yang disengketakan, memicu kekhawatiran serius di kawasan ASEAN mengenai potensi eskalasi konflik bersenjata. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana isu sejarah tertentu dan interpretasi yang berbeda terkait hukum internasional dapat memperumit penyelesaian konflik regional.
Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - Link Aplikasi Nonton Timnas Indonesia GRATIS! Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL
![]()
Peran SBY Sebagai Ketua ASEAN
Sebagai Ketua ASEAN pada waktu itu, SBY mengambil inisiatif penting untuk mengambil peran aktif dalam mediasi antara Thailand dan Kamboja. Ia memanfaatkan posisinya untuk memfasilitasi dialog dan pertemuan antara kedua pemimpin negara. Yakni Perdana Menteri Kamboja Hun Sen dan Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva.
Pertemuan ini berlangsung di Jakarta dan diikuti juga oleh Menteri Luar Negeri dari kedua negara serta Menteri Luar Negeri Indonesia sebagai Ketua ASEAN. Menunjukkan keseriusan upaya diplomatik tersebut.
Dalam forum tertutup yang berlangsung sekitar satu jam, ketiga pemimpin mendiskusikan cara untuk meredakan ketegangan dan mencapai kesepakatan damai. Meskipun hasil awal pertemuan belum langsung diumumkan kepada publik. Proses ini menandai kemajuan penting dalam penyelesaian konflik tersebut.
Baca Juga:
Hasil dan Dampak Mediasi SBY

Mediasi yang diprakarsai oleh SBY membuahkan hasil berupa kesepakatan damai yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Kesepakatan ini berhasil meredam konflik dan menjaga perdamaian di perbatasan selama lebih dari satu dekade, hingga 14 tahun lamanya.
Keberhasilan ini menandai satu episode penting dalam sejarah kerja sama ASEAN sebagai organisasi regional yang mampu menangani sengketa internal anggotanya dengan cara damai.
SBY menyampaikan optimismenya bahwa konflik yang ada harus dapat diselesaikan dengan cara damai sesuai dengan semangat dan jiwa ASEAN Charter tahun 2007, yang mengedepankan penyelesaian perselisihan melalui dialog dan diplomasi.
Ia juga menegaskan bahwa ASEAN memiliki sumber daya politik yang cukup untuk mendorong pengakhiran konflik serupa di masa depan dan meminta semua negara anggota ASEAN berkontribusi aktif dalam mendamaikan kedua negara.
Konteks Lebih Luas Dari Konflik
Konflik yang terjadi pada 2011 tersebut diwarnai oleh eksodus warga yang mengungsi dari daerah perbatasan akibat bentrokan senjata, yang tentunya menjadi gambaran buruk bagi citra ASEAN sebagai kawasan yang aman dan nyaman selama hampir enam dekade. SBY secara pribadi menyatakan kesedihan atas terjadinya konflik dan menganggapnya sebagai kemunduran besar dari kisah sukses ASEAN selama ini.
Selain upaya mediasi, Indonesia di bawah kepemimpinan SBY juga berencana mengirim tim pemantau ke perbatasan untuk memastikan ketentraman tetap terjaga. Menandakan komitmen kuat Indonesia dalam peran sebagai mediator dan penjaga perdamaian regional.
Meskipun terdapat penolakan dari kedua negara terkait penarikan pasukan di perbatasan. Kerangka acuan (TOR) yang disusun Indonesia akhirnya diterima oleh Thailand, yang merupakan langkah maju dalam membentuk landasan penyelesaian damai.
Kesimpulan
Melalui mediasi yang dilakukan saat menjabat Ketua ASEAN. SBY berhasil membantu menciptakan perdamaian yang bertahan hingga lebih dari satu dekade. Mengilustrasikan efektivitas diplomasi dan kerja sama antar negara dalam kawasan.
Kesuksesan ini menjadi pelajaran berharga bagi ASEAN untuk terus aktif memainkan peranan dalam menjaga stabilitas dan keamanan regional melalui pendekatan dialog dan mediasi.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
- Gambar Pertama dari www.viva.co.id
- Gambar Kedua dari www.merdeka.com

