Gempa Myanmar-Thailand Tewaskan 23 Orang, Ribuan Lainnya Terluka!

Akibat gempa dengan kekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar-Thailand pada Jumat, 28 Maret 2025, dilaporkan telah tewaskan 23 orang dan ribuan terluka parah.

Gempa Myanmar-Thailand Tewaskan 23 Orang, Ribuan Lainnya Terluka!

Gempa bumi ini menyebabkan kerusakan signifikan dan menimbulkan status darurat di wilayah terdampak. VIEWNEWZ akan membahas lebih dalam lagi mengenai insiden gempa yang mengguncang Myanmar-Thailand yang tewaskan 23 orang.

tebak skor hadiah pulsabanner-free-jersey-timnas

Dampak Gempa di Myanmar

Gempa bumi yang mengguncang Myanmar bagian tengah menyebabkan jalan-jalan di ibu kota Naypyidaw tertekuk dan bangunan mengalami kerusakan. Banyak warga terpaksa mengungsi ke jalan-jalan. Setidaknya 20 orang dilaporkan meninggal dunia saat gempa mengguncang Masjid Shwe Pho Shing di wilayah Mandalay saat salat Jumat berlangsung.

Seorang petugas penyelamat menyatakan bahwa masjid tersebut runtuh saat ibadah berlangsung, dan sekitar tiga masjid ambruk. Petugas tersebut juga menyebutkan ada orang yang terjebak dan jumlah korban bisa bertambah. Selain itu, sebuah biara di kota Taungoo runtuh dan menewaskan lima anak pengungsi.

Jembatan Ava yang bersejarah di Mandalay juga dilaporkan runtuh akibat gempa, dan Istana Mandalay mengalami kerusakan. Beberapa gedung kementerian, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Tenaga Kerja, dilaporkan runtuh. Semua karyawan menara kontrol lalu lintas udara di kota itu juga dilaporkan tewas akibat gempa bumi.

Ayo Kawal Timnas Menuju Piala Dunia - mau nonton gratis timnas bebas iklan dan gratis? Segera download! APLIKASI SHOTSGOAL

apk shotsgoal  

Dampak Gempa di Thailand

Di Thailand, satu orang tewas di Bangkok, dan 43 lainnya terjebak di dalam gedung bertingkat yang masih dalam tahap konstruksi di distrik Chatuchak. Tiga orang tewas dan 81 lainnya terjebak di sebuah gedung bertingkat tinggi yang sedang dibangun di distrik Chauchak, Bangkok. Wakil Perdana Menteri Thailand, Phumtham Wechayachai, menyatakan bahwa gempa bumi ini belum pernah terjadi sebelumnya di Bangkok dalam abad terakhir.

Otoritas setempat menetapkan Bangkok sebagai “zona darurat” akibat gempa. Bursa Efek Thailand menghentikan perdagangan akibat gempa bumi. Tim penyelamat telah tiba di lokasi konstruksi tempat sebuah bangunan runtuh di Bangkok pada 28 Maret 2025.

Baca Juga: Geger! Jepang Salah Vonis Terpidana Mati dan di Tuntut Kompensasi Rp24 Triliun

Respons dan Upaya Penyelamatan

Dampak

Dewan Administrasi Negara menetapkan status darurat di wilayah yang terdampak gempa, termasuk Sagaing, Mandalay, Magway, Negara Bagian Shan bagian timur laut, Naypyidaw, dan Bago. Kepala Junta Myanmar, Min Aung Hlaing, mengunjungi daerah yang terkena dampak gempa di wilayah Dewan Naypyidaw untuk memeriksa kerusakan. Ia memerintahkan evakuasi orang-orang yang terjebak di gedung-gedung yang runtuh dan langkah-langkah lainnya.

Upaya evakuasi terhadap para korban yang masih terperangkap terus dilakukan. Sebuah rumah sakit besar di ibu kota Naypyidaw menerima banyak korban. Korban luka-luka menerima perawatan di rumah sakit umum di Wilayah Sagaing, Wilayah Mandalay, dan Area Dewan Naypyidaw, dan dilaporkan ada kebutuhan mendesak untuk darah.

Informasi Tambahan

Gempa tersebut juga dirasakan hingga di negara bagian Yunnan, Cina. Dua orang dilaporkan terluka ringan dan dirawat di rumah sakit di kota Ruili, Yunnan, setelah guncangan itu. Gempa pertama disusul oleh gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo 12 menit kemudian.

Kedua gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer dan memengaruhi komunikasi ponsel. Sementara itu, jumlah korban tewas mencapai setidaknya 31 orang, dengan 28 kematian di Myanmar dan 3 di Thailand, serta 81 orang hilang.

Manfaatkan waktu anda untuk mengeksplorisasi berita terbaru dan menarik lainnya hanya di VIEWNEWZ.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari kompas.com
  2. Gambar Kedua dari cnbcindonesia.com

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *