Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Ketegangan Kembali Memuncak
Ketegangan di Selat Hormuz kembali menjadi sorotan setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang kapal tanker minyak berbendera Togo.
IRGC Klaim Tanker Trend Jadi Sasaran
IRGC menyebut kapal tanker Trend sebagai target dalam operasi di Selat Hormuz. Menurut versi Iran, kapal berbendera Togo itu mencoba melewati jalur yang dianggap ilegal oleh Teheran.
IRGC menyatakan insiden tersebut memicu kebakaran di atas kapal. Pasukan Iran kemudian menahan kapal itu. Pernyataan tersebut juga berisi peringatan kepada pemilik kapal dan awak yang mencoba melintas melalui rute yang tidak mendapat persetujuan dari pihak Iran.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Iran Soroti Pelayaran di Selat Hormuz
Teheran sebelumnya telah memperketat aturan pelayaran di Selat Hormuz di tengah konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat. Iran menilai kapal yang melintas harus mengikuti ketentuan serta jalur yang mereka tetapkan.
Kondisi tersebut membuat perusahaan pelayaran menghadapi pilihan yang semakin sulit. Mereka harus mempertimbangkan risiko keamanan, waktu perjalanan, biaya pengiriman, serta kemungkinan gangguan ketika menentukan rute kapal.
Baca Juga: 52 Drone MQ-9 AS Diklaim Ditembak Jatuh Iran, Pertahanan Udara Jadi Sorotan
Aktivitas Kapal di Hormuz Terus Menurun
Data pelacakan kapal menunjukkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz berada jauh di bawah kondisi normal. Pada Kamis, hanya empat kapal komoditas yang tercatat melintas. Angka itu jauh lebih rendah daripada rata-rata sepuluh hari sebelumnya yang mencapai 16 kapal per hari.
Beberapa kapal juga mematikan sistem pelacak otomatis atau memilih rute alternatif. Langkah tersebut menunjukkan bagaimana situasi keamanan memengaruhi keputusan operator kapal yang membawa komoditas melalui kawasan Teluk.
UKMTO Laporkan Insiden Dekat Khasab
Sehari sebelum laporan mengenai Trend muncul, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) juga menerima laporan mengenai insiden keamanan di Selat Hormuz. Lokasinya berada sekitar 16 mil laut atau hampir 30 kilometer di timur laut Khasab, Oman.
UKMTO menyebut awak kapal dalam insiden tersebut berada dalam kondisi aman. Namun, pihak berwenang belum memberikan informasi lengkap mengenai kapal yang terlibat. Karena itu, belum ada kepastian bahwa insiden yang dilaporkan UKMTO berkaitan dengan kapal Trend.
Status Kapal Trend Masih Jadi Perhatian
Hingga laporan terbaru, sejumlah informasi mengenai kondisi Trend masih belum jelas. Belum ada verifikasi independen yang memastikan seluruh klaim IRGC mengenai serangan, kebakaran, serta penahanan kapal tersebut.
IRGC juga belum memberikan keterangan lengkap mengenai muatan kapal, jumlah awak, kondisi mereka, atau posisi terakhir Trend. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada informasi dari otoritas maritim dan sumber independen yang dapat mengonfirmasi kejadian tersebut.
Insiden ini kembali menunjukkan tingginya risiko pelayaran di Selat Hormuz. Jalur tersebut memiliki peran penting dalam perdagangan minyak dan gas global, sehingga setiap gangguan dapat memengaruhi aktivitas kapal serta rantai pasokan energi internasional.
