Solidaritas Besar Ribuan Warga Australia Turun ke Jalan Demi Palestina
Pada Minggu, 3 Agustus 2025, Australia menjadi saksi salah satu demonstrasi pro-Palestina terbesar dalam sejarahnya.

Ribuan warga dari berbagai latar belakang etnis, agama, dan usia turun ke jalan di lebih dari 40 kota dan kota kecil di seluruh negeri.
Aksi ini dipicu oleh meningkatnya krisis kemanusiaan di Gaza dan keputusan pemerintah Australia yang baru-baru ini mengakui secara bersyarat status negara Palestina, langkah yang memicu ketegangan diplomatik dengan Israel.
Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran VIEWNEWZ.
Aksi Terbesar di Sydney
Di Sydney, sekitar 300.000 orang berkumpul di Sydney Harbour Bridge dalam aksi bertajuk “March for Humanity”. Meskipun sebelumnya sempat dilarang oleh pihak berwenang, Mahkamah Agung New South Wales akhirnya memberikan izin untuk demonstrasi tersebut sehari sebelum acara berlangsung.
Para peserta membawa bendera Palestina, poster bertuliskan “Free Palestine”, dan simbol-simbol lain yang menyerukan perdamaian dan penghentian kekerasan di Gaza. Mereka juga menabuh panci-panci sebagai simbol desakan untuk mengakhiri kelaparan akut yang melanda wilayah tersebut.
[wbcr_snippet]: PHP snippets error (not passed the snippet ID)
Solidaritas di Kota-Kota Lain
Selain Sydney, kota-kota besar seperti Melbourne, Brisbane, Adelaide, dan Canberra juga menjadi pusat aksi solidaritas. Melbourne, ribuan warga berkumpul di State Library of Victoria, meletakkan ribuan kertas warna-warni yang melambangkan jumlah anak-anak yang tewas di Gaza.
Di Brisbane, meskipun rencana awal untuk melintasi Story Bridge dibatalkan karena alasan keamanan. Peserta tetap melanjutkan aksi dari Queens Gardens menuju Musgrave Park. Di Adelaide dan Canberra, demonstrasi juga berlangsung damai dengan seruan serupa untuk penghentian kekerasan dan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Baca Juga: Tragedi Kelaparan di Gaza, 67 Anak Meninggal Akibat Blokade Total Israel
Peserta dan Tokoh Terkemuka

Aksi solidaritas pro-Palestina di Australia menarik berbagai kalangan masyarakat, mulai dari aktivis hak asasi manusia, mahasiswa, hingga keluarga dengan anak-anak. Kehadiran berbagai kelompok ini menunjukkan bahwa isu Palestina telah menyentuh hati banyak lapisan masyarakat, bukan hanya komunitas tertentu saja.
Partisipasi anak muda dan mahasiswa juga menandai tingginya kesadaran generasi baru terhadap isu kemanusiaan internasional. Suasana aksi dipenuhi dengan semangat persatuan, musik, serta orasi yang menyerukan perdamaian dan penghentian kekerasan di Gaza.
Selain masyarakat umum, sejumlah tokoh publik dan aktivis terkenal turut hadir untuk memberikan dukungan moral dan menarik perhatian media. Nama-nama seperti Grace Tame, Julian Assange, dan jurnalis Antoinette Lattouf menjadi sorotan karena kehadiran mereka menambah bobot politik dan simbolik pada aksi tersebut.
Partai Hijau Australia juga ikut aktif dalam kegiatan ini, menyerukan agar pemerintah mengambil sikap tegas terhadap kebijakan Israel. Kehadiran tokoh-tokoh terkemuka ini membantu menyebarkan pesan solidaritas lebih luas dan memobilisasi perhatian internasional terhadap krisis kemanusiaan di Palestina.
Tuntutan dan Pesan Utama
Para demonstran menuntut agar pemerintah Australia segera menghentikan penjualan senjata ke Israel, memberlakukan embargo senjata dua arah, dan mendesak agar akses bantuan kemanusiaan ke Gaza dibuka tanpa syarat.
Mereka juga menyerukan agar pemerintah Australia mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan mendukung upaya internasional untuk menghentikan genosida yang terjadi di Gaza. Peserta aksi menekankan pentingnya solidaritas internasional dalam menghadapi krisis kemanusiaan ini.
Kesimpulan
Demonstrasi pada 3 Agustus 2025 mencerminkan meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat Australia terhadap isu Palestina.
Aksi ini menunjukkan bahwa solidaritas internasional dapat menjadi kekuatan yang signifikan dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah dan menarik perhatian dunia terhadap krisis kemanusiaan yang berlangsung di Gaza. Meskipun tantangan diplomatik dan politik tetap ada, suara rakyat Australia semakin keras dan jelas dalam menyerukan perdamaian dan keadilan bagi Palestina.
Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang semua informasi viral terupdate lainnya hanya di VIEWNEWZ.
- Gambar Pertama dari www.abc.net.au
- Gambar Kedua dari www.ikabina.com
