Mendagri Tito Dorong Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier, Jangan Cuma Jadi ASN!
Mendagri Tito Karnavian mengajak mahasiswa Unhan NTT Politeknik Ben Mboi untuk memperluas pandangan karier di luar TNI, Polri, dan ASN.
Ia meminta mahasiswa tidak membatasi diri hanya pada jalur TNI, Polri, atau aparatur sipil negara (ASN). Tito menyampaikan pesan itu saat mengunjungi kampus Unhan di Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, NTT. Ia menekankan bahwa lulusan vokasi punya peluang besar untuk masuk berbagai sektor, terutama dunia usaha. Simak ulasan lengkapnya dari VIEWNEWZ.
Mahasiswa Vokasi Punya Peluang Karier yang Lebih Luas
Tito menjelaskan bahwa pendidikan vokasi membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis yang langsung bisa digunakan di dunia kerja. Ia meminta mahasiswa melihat peluang di luar sektor pemerintahan.
Ia mendorong mereka untuk berani mencoba jalur kewirausahaan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak pelaku usaha yang bisa menggerakkan ekonomi dari berbagai bidang.
Dalam kunjungan itu, Tito juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mengunci masa depan pada satu pilihan karier saja. Ia menilai dunia kerja sekarang bergerak cepat dan membutuhkan fleksibilitas.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Unhan NTT Punya Potensi Besar di Sektor Vokasi
Tito memuji Politeknik “Ben Mboi” Unhan NTT sebagai salah satu model pendidikan vokasi yang kuat. Kampus ini melatih mahasiswa di bidang pertanian, perkebunan, perikanan tangkap, hingga budidaya laut.
Ia melihat semua bidang itu bisa berkembang menjadi usaha bernilai ekonomi tinggi. Mahasiswa bisa mengolah potensi lokal menjadi produk yang memberi keuntungan nyata.
Tito juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan sumber daya alam di NTT sebagai peluang bisnis, bukan sekadar materi pembelajaran di kelas.
Baca Juga: Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak Untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Indonesia Punya Alam Subur yang Belum Maksimal Dimanfaatkan
Tito menggambarkan Indonesia sebagai negara dengan kekayaan alam yang sangat besar. Ia menyebut tanah Indonesia subur karena banyak gunung berapi yang aktif.
Ia juga menyoroti banyaknya sungai dan danau yang tersebar di berbagai daerah. Menurutnya, Indonesia sebenarnya punya sumber air yang cukup untuk mendukung pertanian dan perkebunan sepanjang tahun.
Tito mendorong generasi muda untuk memanfaatkan kondisi tersebut agar sektor pangan dan perkebunan bisa berkembang lebih cepat.
Wirausaha Jadi Jalan Ekonomi yang Lebih Menjanjikan
Tito menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya membutuhkan ASN atau aparat negara. Ia justru melihat wirausaha sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia menyebut sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan bisa menghasilkan pendapatan besar jika dikelola dengan serius. Ia meminta mahasiswa tidak ragu masuk ke sektor tersebut.
Menurutnya, peluang di dunia usaha bisa memberikan hasil yang lebih besar dibanding pekerjaan formal tertentu jika dikerjakan dengan inovasi dan ketekunan.
Belajar dari Negara Lain untuk Kembangkan Potensi Lokal
Tito mencontohkan Selandia Baru yang sukses membangun ekonomi lewat sektor pertanian dan peternakan. Ia menilai Indonesia sebenarnya punya potensi yang lebih besar.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki iklim tropis yang memungkinkan produksi pertanian berjalan sepanjang tahun. Kondisi ini memberi keunggulan dibanding banyak negara lain.
Tito mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan keunggulan itu dan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.
Pesan Penutup: Jangan Batasi Masa Depan Terlalu Sempit
Di akhir kunjungan, Tito kembali mengingatkan mahasiswa agar tidak membatasi pilihan karier mereka. Ia mendorong mereka untuk berani mencoba dunia usaha dan mengembangkan keterampilan yang sudah dipelajari.
Ia yakin mahasiswa vokasi bisa menjadi penggerak ekonomi baru jika mereka berani keluar dari zona nyaman. Menurutnya, masa depan akan lebih terbuka bagi mereka yang mau mengambil peluang.
Kunjungan tersebut juga melibatkan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Belu Willybrodus Lay, serta civitas akademika dan para kadet Politeknik “Ben Mboi” Unhan NTT.
